7 Bahan Alami untuk Mengatasi Masalah Panas Dalam

sakit-panas-dalam-doktersehat
Photo Source; Flickr/breatheindigital

DokterSehat.Com– Sebenarnya, panas dalam tidak bisa disebut sebagai penyakit, namun masalah kesehatan ini bisa sangat mengganggu karena membuat sensasi tidak nyaman pada tubuh, termasuk dalam hal membuat datangnya sariawan, radang tenggorokan, dan lain-lain. Beruntung, pakar kesehatan menyebut ada beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasinya.

Bahan Alami yang Bisa Meredakan Panas Dalam

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa bahan alami yang bisa mengatasi masalah panas dalam dengan cepat dan efektif tanpa memberikan efek samping.

Berikut adalah bahan-bahan alami tersebut.

  1. Cuka Apel

Cuka apel telah dikenal sebagai salah satu bahan alami yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan sejak lama. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan asam asetat yang mampu melawan berbagai macam bakteri yang bisa menyebabkan datangnya penyakit. Cuka apel disebut-sebut mampu mengatasi gejala flu, batuk, dan panas dalam dengan efektif.

Kita bisa mencampurkan satu sendok cuka apel dengan satu gelas air hangat dan madu jika ingin mengatasi panas dalam.

  1. Berkumur dengan Air Garam

Berkumur air garam tak hanya bisa mengatasi sakit gigi atau radang tenggorokan. Hal ini juga bisa mengatasi masalah panas dalam. Hal ini disebabkan oleh kemampuan garam dalam membunuh berbagai macam mikroba pada tenggorokan sehingga bisa membantu meredakan panas dalam dengan efektif.

Kita bisa berulang kali berkumur dengan satu gelas air garam yang sudah ditambahkan sesendok teh air garam demi mengatasinya.

  1. Minum Air Lemon

Air lemon dikenal sangat menyegarkan dan nikmat untuk dikonsumsi baik itu dalam kondisi hangat ataupun dingin. Biasanya, minuman ini direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sedang flu karena kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Minum air lemon bisa membuat membran mukosa kembali mendapatkan kelembapannya. Jika kita menambahkan madu, maka kita pun bisa mengatasi berbagai macam masalah kesehatan, termasuk panas dalam dengan efektif.

  1. Jahe

Tak hanya dijadikan bumbu masakan, jahe juga bisa dijadikan minuman yang bisa menghangatkan tubuh. Di dalam jahe juga terdapat kandungan anti bakteri sekaligus anti peradangan yang bisa mengatasi panas dalam. Selain itu, jahe juga bisa melegakan saluran pernapasan dengan efektif.

Kita bisa menambahkan madu atau air perasan lemon pada jahe panas yang kita buat demi membuatnya semakin nikmat dan memberikan manfaat kesehatan yang jauh lebih besar.

  1. Kayu Manis

Kayu manis sering dijadikan pengganti gula oleh banyak orang. Hanya saja, rempah yang memiliki aroma khas ini ternyata juga memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bisa membantu mengatasi berbagai macam masalah kesehatan.

Jika ingin mengatasi masalah panas dalam, kita bisa mengonsumsi kayu manis yang sudah dicampur dengan teh hangat atau susu almond.

  1. Sup Hangat

Sup hangat, baik itu yang dibuat dari bahan sayuran atau dari daging ayam memang sangat nikmat untuk dikonsumsi, apalagi jika badan sedang terasa kurang nyaman atau kurang fit. Tak disangka, mengonsumsinya ternyata juga bisa membantu mengatasi panas dalam dengan efektif.

Kita bisa menambahkan bawang putih pada sup hangat yang kita konsumsi karena kandungan di dalam bumbu ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh semakin kuat.

  1. Cincau

Salah satu bahan minuman yang menyegarkan ini ternyata bisa membantu mengatasi panas dalam dengan efektif lho. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan vitamin yang cukup tinggi di dalamnya. Selain itu, sensasi dingin yang ditawarkan oleh cincau bisa membantu mengatasi sensasi panas dalam yang tidak nyaman pada tubuh.

Selain dengan mengonsumsi berbagai macam makanan tersebut, sebaiknya kita juga memperbanyak asupan air putih demi membantu mengatasi panas dalam.

 

Sumber:

  1. 2019. Tak Usah ke Apotek, Ini 9 Bahan Alami Obat Panas Dalam. msn.com/id-id/kesehatan/health-news/tak-usah-ke-apotek-ini-9-bahan-alami-obat-panas-dalam/ar-AAIr6VK. (Diakses pada 8 Oktober 2019).