Terbit: 6 Mei 2018 | Diperbarui: 7 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bayi berusia 6 bulan sudah waktunya memulai makan makanan padat. Salah satu masalah yang dihadapi saat bayi pertama kali makan makanan padat adalah sembelit. Nah, untuk menghindari sembelit, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari untuk diberikan pada anak-anak. Apa saja?

Awas, Makanan Ini Memicu Sembelit pada Bayi

Beberapa makanan pemicu sembelit pada bayi

Sembelit pada bayi umumnya disebabkan oleh makanan. Beberapa makanan yang dapat memicu sembelit pada bayi di antaranya:

1. Makanan atau minuman produk susu

Beberapa makanan produk susu seperti susu, yoghutr, es krim atau keju ternyata dapat memicu sembelit pada anak. Belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan sembelit dari produk-produk tersebut. Namun para ahli menduga hal ini disebabkan oleh kandungan lemak yang tinggi serta rendahnya serat dalam produk susu tersebut yang dapat memperlambat proses pencernaan sehingga memicu sembelit. Jika anak selalu sembelit setelah minum atau makan produk susu, sebaiknya Anda jangan terlalu sering memberinya produk susu tersebut.

2. Pisang

Pisang merupakan salah satu bahan MPASI favorit, namun ternyata memberikan pisang sebagai MPASI juga dapat menyebabkan sembelit. Hal ini bisa terjadi jika Anda memberikan pisang yang belum matang sempurna pada si kecil. Pisang yang belum matang sempurna mengandung jenis pati yang tidak bisa dicerna oleh tubuh sehingga dapat menyebabkan sembelit.

3. Sereal beras

Pada beberapa bayi, makanan sereal beras dapat menyebabkan sembelit karena rendahnya serat pada sereal tersebut. Untuk mengimbangi jumlah serat yang dibutuhkan oleh bayi, maka sebaiknya Anda menyajikan sereal beras dengan tambahan buah atau sayuran, sekaligus untuk memperkaya rasa. Beberapa buah dan sayur yang bisa Anda tambahkan di antaranya bayam atau jus pir.

Untuk mencegah sembelit pada anak, pastikan Anda sellau menyediakan menu kaya serat dari sayura dan buah-buahan. Selain itu cukupi kebutuhan air putih pada anak dengan memberinya konsumsi air yang cukup.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi