Terbit: 30 April 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air. Maka tak heran, cairan ini sangat penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidup kita.

Awas! Kelebihan Minum Air Sebabkan Keracunan hingga Kematian

Untuk itu cukup minum air setiap hari sangat penting untuk menjaga fungsi organ tubuh Anda dan mencegah ketidakseimbangan elektrolit. Namun, minum air terlalu banyak justru bisa membahayakan kesehatan Anda.

Jadi, jika Anda bertanya-tanya berapa jumlah asupan air yang terlalu banyak untuk tubuh Anda, sekarang perlu Anda ketahui tentang intoksikasi air dan konsekuensinya.

Apa Itu Intoksikasi Air?

Sebelum menjelaskan apa itu intoksikasi air, inilah contoh sains pendek untuk Anda, seperti melansir Boldsky:

Saat Anda merendam kismis dalam air semalaman, kismis akan membengkak dan menjadi besar keesokan pagi. Demikian pula, saat Anda merendam sepotong mentimun dengan larutan garam pekat (acar air), mentimun akan menyusut seiring waktu dan menjadi sangat asin.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Proses ini disebut osmosis —sifat pelarut untuk bergerak melintasi membran semi permeabel dari daerah dengan konsentrasi rendah sampai konsentrasi tinggi sampai kedua kompartemen (di kedua sisi penghalang) berada dalam ekuilibrium.

Dalam istilah yang lebih sederhana, itu berarti saat Anda minum terlalu banyak air, ini akan mengurangi konsentrasi natrium darah Anda dibandingkan dengan konsentrasinya di dalam sel tubuh Anda. Hal ini menyebabkan air masuk ke sel Anda, menyebabkannya meledak dan konsekuensi yang mengancam jiwa, terutama di otak Anda. Ini dikenal sebagai intoksikasi air atau keracunan air.

Tanda dan Gejala Keracunan Air

Ketika keracunan air menyebabkan sel-sel otak Anda membengkak, mereka menekan permukaan bagian dalam tengkorak Anda, menyebabkan sakit kepala, mual, dan muntah.

Gejala lainnya meliputi tekanan darah tinggi, diplopi (penglihatan ganda), gemetar, kelemahan pada otot, dan sulit bernapas.

Jika keracunan air terlalu banyak, justru bisa mengakibatkan koma dan kematian. Orang-orang yang paling berisiko meninggal karena masalah ini adalah tentara dan atlet yang gejala keracunan airnya sering dibuat bingung dengan dehidrasi, sehingga menyebabkan kematian setelah mereka berusaha “mengeringkan kembali”.

Berapa Jumlah Asupan Air yang Terlalu Banyak dalam Tubuh?

Itu tergantung pada dua faktor: kapasitas filtrasi ginjal dan durasi waktu Anda memilikinya.

Pertama, ginjal manusia yang sehat mampu menyaring hingga 1 liter air setiap jamnya. Jadi jika Anda minum air berlebih akan meningkatkan risiko keracunan air. Dan risiko ini lebih tinggi bagi penderita penyakit ginjal kronis atau hanya dengan satu ginjal fungsional.

Juga, durasi waktu sangat penting. Misalnya, minum 10-20 liter air dalam beberapa jam meningkatkan risiko keracunan air secara drastis. Tapi melakukan hal yang sama selama 24 jam tidak.

Berapa Banyak Air yang Harus Anda Minum?

Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban satu ukuran yang cocok untuk semua orang. Sebagai gantinya, jumlah air yang harus Anda minum setiap hari bergantung sepenuhnya pada fisik Anda, kondisi medis Anda yang unik, dan tingkat tenaga Anda.

Tapi jika Anda menginginkan rentang rata-rata, pria harus minum 3,7 liter air setiap hari dan wanita harus meminum 2,7 liter air.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi