Awas, Inilah Efek Buruk Pada Miss V Jika Anda Bercinta dalam Air

bercinta-dalam-air-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Bercinta merupakan kebutuhan biologis setiap manusia yang harus terpenuhi. Sebab, dengan rutin bercinta atau menggunakan organ intim sebagaimana mestinya, akan memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh serta mental. Maka tak heran, jika para pakar seks selalu menganjurkan pasangan untuk rutin melakukan hubungan intim setidaknya sampai 4 kali dalam seminggu.

Photo Credit : pexels.com

Namun, dibalik segudang manfaat tersebut, terkadang hubungan seksual juga menjadi sebuah hal yang membosankan. Alih-alih mendapatkan kenikmatan serta keharmonisan, justru saat sudah merasa bosan, bercinta tidaklah lagi menjadi prioritas utama. Nah, untuk menangani kebosanan seksual tersebut, biasanya banyak orang yang mengatasinya dengan variasi seks yang mengeksplore tempat baru serta gaya baru, misalnya bercinta di dalam air.

Ya, bercinta di dalam air memang terkesan konvensional dan sudah sering dilakukan sebagai variasi seksual. Tapi, tahukah Anda jika melakukan hubungan seks di dalam air akan berdampak fatal bagi kesehatan vagina? Anda boleh melakukan variasi sesekali, tapi jika terlalu sering dilakukan, maka akan menimbulkan masalah serius yang sulit ditangani.

Dilansir dari laman Men’sHealth, menjelaskan wanita yang suka melakukan hubungan seksual akan memicu datangnya berbagai penyakit serius, seperti infeksi jamur. Hal tersebut dikarenakan bahan kimia yang terkandung dalam air bisa mengganggu keseimbangan pH vagina. Jika dibiarkan dan terus dilakukan, maka semakin besar kemungkinan bakteri jahat akan tumbuh di dalam vagina. Tentunya hal tersebut akan menjadikan infeksi yang akan menimbulkan rasa nyeri berkepanjangan.

Selain itu, sering bercinta di dalam air juga akan mengakibatkan vagina Anda kehilangan pelumas alami. Seperti diketahui, pelumas vagina sangat besar peranannya bagi area kewanitaan. Maka, jika sampai pelumas tersebut sampai dicuci bersih oleh air, maka akan fatal akibatnya. Salah satu dampak dari kehilangan pelumas atau lubrikasi adalah Anda tidak akan mendapatkan kenikmatan lagi saat bercinta serta risiko kelecetan akan lebih besar.