Terbit: 18 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kalau Anda belum tahu apa itu dental dam, alat ini digunakan sebagai alternatif kondom saat seks oral. Kalau pria mendapatkan seks oral, mereka akan mengenakan kondom. Sementara itu kalau wanita yang mendapatkan seks oral, pria bisa menggunakan dental dam untuk mencegah kontak langsung antara mulut dan vagina.

7 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Memakai Dental Dam

Nah, karena dental dam ini belum umum di Indonesia dan jarang sekali digunakan, kita harus mengenalnya lebih banyak. Kita harus tahu apa saja yang boleh dilakukan saat memakai dental dam dan apa yang harus dihindari. Dengan mengetahui beberapa hal di bawah ini, seks oral bisa berjalan lebih aman.

  1. Jangan gunakan berkali-kali

Jangan gunakan dental dam berkali-kali. Dibandingkan dengan kondom, alat untuk memproteksi ini memang lebih mahal. Selain itu, pria juga semakin susah mendapatkannya di apotek. Meski demikian, segera buang setelah digunakan karena menggunakan yang sudah lama akan menyebabkan penyakit.

Kalau Anda susah mencari dental dam di pasaran. Lebih baik menggunakan kondom yang tidak memiliki pelumas. Kondom ini dipotong di bagian atas dan ujungnya lalu dibelah agar menjadi segi empat. Dengan cara ini Anda bisa menggunakan dental dam yang baru setiap saat.

  1. Boleh menggunakan tambahan pelumas

Anda boleh menambahkan pelumas tambahan di bagian dental dam yang menempel pada vagina. Pelumas digunakan untuk memberikan efek licin dan nikmat. Pelumas yang bisa digunakan terbuat dari air atau silikon. Hindari bahan minyak karena bisa membuat dental dam jadi sobek.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Jangan gunakan dental dam yang menyebabkan alergi

Dental dam terbuat dari bahan yang sama dengan kondom. Ada dental dam yang terbuat dari lateks dan polyurithene. Bahan yang terbuat dari lateks biasanya sering menyebabkan alergi pada beberapa orang. Oleh karena itu, sebelum menggunakannya coba dahulu di kulit tangan. Kalau tidak menyebabkan masalah bisa langsung digunakan.

  1. Jangan menarik dental dam

Saat menggunakan dental dam saat seks oral, jangan sesekali menarik dental dam dengan tangan agar menutupi semua permukaan vagina. Menarik dental dam akan membuat alat ini jadi sobek di bagian tengah. Kalau sampai sobek, proteksi yang aman tidak akan didapatkan lagi.

Selanjutnya dental dam juga bisa melukai vagina wanita. Kalau sampai terlepas, dental dam yang menyusut bisa mengenai area vagina. Jadi, gunakan dental dam yang agak lebar agar tidak perlu menariknya.

  1. Periksa tanggal kedaluwarsa dari dental dam

Sebelum menggunakan dental dam, periksa terlebih dahulu tanggal kedaluwarsanya. Alat untuk melindungi seks ini mirip sekali dengan kondom. Kalau digunakan melebihi batas yang ditentukan bisa saja rusak.

  1. Jangan menyimpan dental dam di dompet

Jangan menyimpan dental dam di dompet. Hal ini harus diperhatikan karena kalau sampai tertentu, dental dam mudah robek. Simpan di dalam lemari atau benda yang cukup besar sebelum digunakan.

  1. Jangan melepas dental dam sebelum seks selesai

Jangan melepas dental dam sebelum seks oral selesai diakukan. Tetap letakkan pada area vagina atau minta pasangan untuk memeganginya terlebih dahulu. Kalau terlepas, pasangan dengan posisi yang sama. Jangan sapai terbalik karena area yang sudah bersentuhan dengan vagina bisa saja terkena virus atau bakteri.

Kalau Anda tidak tahu bagian mana yang tadi menempel karena sama-sama basah, ganti dengan yang baru. Lebih baik tidak mengambil risiko sekecil apa pun.

Inilah beberapa hal tentang dental dam yang boleh dilalukan dan tidak boleh dilakukan. Semoga bisa Anda menambah pengetahuan Anda.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi