Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Wanita Hamil saat Mandi

aturan-mandi-wanita-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Wanita yang sedang hamil memang tidak bisa melakukan apa pun dengan bebas. Hal ini perlu diperhatikan karena di dalam rahimnya ada janin yang terus tumbuh. Kalau sampai wanita melakukan kesalahan, bisa jadi janin yang ada di dalam kandungan mengalami gangguan pertumbuhan sampai infeksi dan gugur.

Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh wanita hamil adalah masalah makanan yang disantap setiap harinya. Selanjutnya olahraga yang dilakukan, sanitasi, dan yang tidak kalah penting adalah masalah mandi. Wanita tidak boleh asal mandi tanpa mempertimbangkan banyak hal yang cukup penting.

Apa yang boleh dilakukan wanita hamil saat mandi

Sebenarnya secara umum, wanita hamil bisa mandi seperti biasa. Hanya saja, mereka harus memperhatikan beberapa aturan ini khususnya di setiap trimester kehamilannya.

  1. Timester pertama

Pada trimester pertama, janin masih tumbuh di dalam rahim dan sangat rawan terjadi gangguan dari luar. Itulah kenapa suhu dari air yang digunakan harus hangat dan tidak boleh melebihi 39 derajat Celcius. Kalau sampai melebihi suhu ini kemungkinan besar janin akan mengalami gangguan.

Anda masih boleh mandi dan berendam di bak. Namun, disarankan sebentar saja dan suhu air yang digunakan lebih baik yang dingin atau hangat mendekati dingin. Selanjutnya gunakan sabun biasa yang tidak mengandung banyak zat kimia.

  1. Trimester kedua

Pada trimester kedua, berat badan dari wanita akan mulai naik dan janin juga membesar. Anda sudah boleh mandi seperti biasa. Syarat suhu di bawah 39 derajat Celcius masih berlaku. Jadi, kalau mau berendam lebih baik mengecek air dengan tangan terlebih dahulu.

Anda boleh menggunakan shower untuk keramas dan membersihkan diri, tapi batasi waktunya agar peluang terjadi infeksi di vagina rendah. Selanjutnya kalau ingin relaksasi, cukup rendam kaki dengan air hangat dan jangan seluruh tubuh.

  1. Trimester ketiga

Pada trimester akhir, tubuh akan mulai membesar dan wanita mulai susah untuk bergerak dengan bebas. Pada fase ini tubuh wanita akan sering sekali merasakan sakit. Oleh karena itu berendam di dalam air hangat cukup disarankan meski tidak terlalu lama dan tidak dirambahi bahan kimia.

Karena tubuh semakin besar khususnya di area perut, ada baiknya untuk lebih hati-hati di dalam kamar mandi. Lakukan semuanya dengan perlahan agar tidak terjatuh atau terpeleset saat menggunakan sabun atau perlengkapan mandi lainnya.

Apa yang tidak boleh dilakukan wanita hamil saat mandi

Wanita hamil tidak boleh melakukan hal-hal di bawah ini selama hamil ketika mandi. Kalau sampai melakukannya janin akan mengalami gangguan pertumbuhan.

  1. Tidak mandi dengan air cukup panas

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, wanita yang sedang hamil sangat sensitif dengan suhu air. Mungkin Anda merasa nyaman menggunakan shower air hangat. Namun, kondisi ini justru bisa membuat Anda mengalami gangguan pada tubuh khususnya janin yang ada di dalam kandungan.

Kalau Anda menggunakan shower, lebih baik memakai shower yang tidak terlalu panas, hangat kuku saja tidak masalah dan jangan terlalu lama. Kalau Anda tidak masalah dengan air yang memiliki suhu ruangan atau dingin, gunaan karena akan baik untuk kulit dan tidak berpotensi sebabkan masalah pada janin yang sedang tumbuh.

Masalah suhu air ini sering sekali disepelekan oleh banyak orang. Alasannya sederhana saja, air hangat bisa membuat tubuh jadi relaks dan rasa sakit di tubuh bisa dihilangkan. Padahal tidak seperti itu. Justru air yang terlalu panas bisa memberikan pengaruh buruk pada janin.

  1. Tidak menggunakan banyak busa

Jangan menggunakan busa terlalu banyak kalau Anda mandi dengan shower atau berendam di dalam bak mandi. Busa sabun yang terlalu banyak bisa menyebabkan iritasi pada area vagina dan itu buruk untuk janin. Oleh karena itu gunakan saja sabun-sabun alami yang terbuat dari minyak esensial. Hindari sabun yang terlalu wangi.

  1. Tidak berendam cukup lama

Berendam pada wanita hamil baru disarankan saat memasuki trimester kedua. Meski diperbolehkan, wanita tidak diperbolehkan untuk sembrono saat melakukannya. Misal hanya menggunakan bahan-bahan alami untuk sabun atau yang dicampur ke air untuk mandi dan relaksasi selama beberapa saat.

Saat berendam di dalam air hangat, ada baiknya untuk membatasi hingga 20 menit maksimal. Lebih dari itu bisa membuat wanita mengalami gangguan di vagina dan bisa menjalar hingga ke rahim.

  1. Tidak menggunakan sandal anti selip

Wanita hamil dengan perut yang sudah terlalu besar tidak disarankan untuk mandi sendirian saja. Pasalnya dengan tubuh yang besar dan agak lemah, peluang wanita mengalami cedera karena jatuh di dalam kamar mandi akan besar. Oleh karena itu pendampingan harus dilakukan.

Selanjutnya jangan pernah melupakan sandal untuk masuk ke dalam kamar mandi. Sandal ini berguna untuk mencegah terjadinya selip dan terpeleset. Pastikan memilih sandal yang benar agar tidak terjadi apa-apa di dalam kamar mandi.

  1. Menggunakan sabun ke kemaluan

Menjaga sanitasi tubuh selama kehamilan memang sangat penting. Namun, jangan sesekali menggunakan sabun ke kemaluan. Sabun yang mengandung banyak zat kimia bisa membuat pH dari vagina berubah dan infeksi muncul perlahan-lahan.

Demikianlah sedikit ulasan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat sedang mandi bagi wanita hamil. Nah, dari beberapa ulasan di atas, mana saja yang mungkin sering Anda langgar ketika mandi dalam keadaan hamil? Semoga setelah membaca informasi di atas, kita bisa lebih memperhatikan masalah yang dianggap sepele ini, ya.