Aturan Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Seks

kencing-setelah-seks-doktersehat

DokterSehat.Com – Anda mungkin sudah sering mendengar anjuran untuk melakukan buang air kecil setelah melakukan seks. Pria dan wanita sama-sama dianjurkan untuk melakukan hal itu secara rutin. Nah, yang jadi pertanyaan adalah, apalah hal seperti ini memang benar-benar harus dilakukan? Kalau memang harus dilakukan seperti apa aturannya yang benar?

Apakah wajib buang air kecil setelah seks?

Sebenarnya buang air kecil setelah melakukan seks tidak begitu wajib. Namun, kalau dilakukan akan memberikan cukup banyak manfaat untuk tubuh. Salah satu manfaat itu adalah bisa membuang kotoran yang ikut terbentuk saat melakukan seks agar tidak terjadi infeksi pada saluran kemih dan memicu rasa sakit yang cukup tidak nyaman.

Kalau Anda merasa tidak perlu buang air kecil dan tidak ingin melakukannya, lebih baik segera membersihkan area kemaluan. Pria dan wanita harus membersihkannya terlebih dahulu sebelum tidur. Kalau tidur dalam kondisi kemaluan sedang kotor, kemungkinan besar akan terjadi masalah pada tubuh.

Wajib atau tidaknya melakukan buang air kecil setelah bercinta tergantung dengan faktor risiko yang dimiliki tubuh. Kalau Anda rawan sekali mengalami masalah dengan kemaluan seperti infeksi, buang air kecil harus dilakukan lalu diikuti dengan melakukan pembersihan dengan sempurna.

Apakah harus dilakukan semua orang?

Secara umum pria dan wanita disarankan untuk buang air kecil setelah melakukan seks. Risiko mengalami infeksi pada saluran kemih tetap ada. Namun, pria dan wanita tentu memiliki risiko yang berbeda-beda. Wanita memiliki risiko lebih besar dari pria dilihat dari bentuk kemaluannya.

Vagina bagian luar atau vulva memiliki bentuk yang membuka. Dengan bentuk seperti ini kemungkinan terjadi infeksi akibat seks atau infeksi dari luar setelah melakukan seks akan besar. Oleh karena itu wanita sangat disarankan untuk membersihkan vagina setelah seks dan buang air kecil untuk membuang kotoran yang ada di dalamnya.

Risiko pria mengalami infeksi saluran kemih cukup rendah berbeda dengan wanita. Namun, mereka tetap disarankan untuk buang air kecil setelah seks. Oh ya, meski disarankan, beberapa pria biasanya mudah buang air kecil setelah mendapatkan orgasme dan ejakulasi. Dalam beberapa menit saja mereka bisa berkemih dalam jumlah banyak.

Seberapa cepat harus buang air kecil?

Lebih cepat lebih baik, kalau Anda bisa melakukannya sesegera mungkin setelah buang melakukan seks akan lebih baik. Artinya kemungkinan terjadi masalah seperti infeksi saluran kemih bisa segera dicegah dengan baik. Normalnya, semua orang khususnya wanita disarankan untuk melakukan buang air kecil 30 menit setelah seks.

Dengan buang air kecil sesegera mungkin, peluang bakteri bergerak naik ke kandung kemih akan kecil. Begitu berada di tengah-tengah sudah digelontor dengan urine dan ikut terbawa keluar kembali.

Apakah buang air kecil mencegah kehamilan?

Beberapa wanita takut melakukan buang air kecil setelah seks karena menganggap urine bisa membuat sperma ikut keluar. Padahal saluran kemih dan juga saluran reproduksi tidak sama meski berdekatan. Saat sperma masuk ke saluran reproduksi, sel akan terus bergerak masuk ke serviks dan tumbuh hingga ke rahim dan tuba falopi untuk menunggu atau langsung membuahi sel telur.

Meski tidak ada hubungannya sama sekali, beberapa ahli tetap menyarankan wanita untuk menunggu beberapa menit saja seperti 5-10 menit. Selanjutnya Anda boleh langsung buang air kecil tanpa ada rasa khawatir. Kalau setelah melakukan seks Anda tidak tahan untuk buang air kecil, segera buang dan jangan sesekali menahannya karena bisa memicu infeksi saluran kemih.

Apakah benar-benar mencegah infeksi saluran kemih?

Jawabannya tidak begitu jelas karena ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami infeksi di saluran kemihnya. Kalau seseorang masih rutin mengonsumsi air dalam jumlah banyak dan membersihkan vagina secara rutin dengan benar, kemungkinan terjadi gangguan pada saluran kemih akan rendah.

Namun, dengan berkemih secara langsung Anda akan menurunkan risiko terkena infeksi saluran kemih. Jadi, dilakukan atau tidak tergantung dengan keinginan Anda. Kalau dilakukan, Anda bisa mencegah terjadinya infeksi meski kemungkinannya kecil. Lebih baik memanfaatkan sesuatu yang kemungkinannya kecil bukan daripada tidak sama sekali?

Kalau tidak bisa buang air kecil

Beberapa orang bisa melakukan buang air kecil dengan mudah dan tanpa gangguan sama sekali. Namun, tidak sedikit juga yang susah melakukannya. Kalau Anda susah buang air kecil setelah bercinta, lakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Segera minum air dalam jumlah banyak, misal dua gelas. Dengan melakukan ini kandung kemih akan mudah sekali penuh dan membuat Anda tidak tahan untuk berkemih. Segera minum setelah bercinta agar 30 menit setelahnya kandung kemih bisa dikuras.
  • Minum sesuatu yang memudahkan Anda berkemih seperti teh.
  • Stimulasi tubuh dengan duduk di toilet. Biasanya tubuh akan terstimulasi dan urine bisa segera dikeluarkan.
  • Melihat atau mendengarkan video tentang air mengalir juga bisa menstimulasi kandung kemih untuk membuang urine yang sudah terkumpul.

Apa yang terjadi kalau tidak buang air kecil?

Tidak semua orang buang air kecil setelah seks meski banyak yang melakukannya secara otomatis. Kalau Anda tidak berkemih sama sekali, kemungkinan terjadi infeksi saluran kemih akan besar. Itulah kenapa bisa atau tidak tetap harus diusahakan dengan minum air. Kalau sudah ingin berkemih jangan ditahan terlalu lama karena bisa memicu kondisi serupa.

Inilah beberapa ulasan tentang aturan buang air kecil yang harus dilakukan kalau seseorang berhubungan seks dengan pasangannya. Nah, Anda sendiri bagaimana? Sering buang air kecil setelah seks atau tidak sama sekali? Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda dan bisa dipraktikkan dalam kehidupan seksualnya.