Terbit: 5 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak orang yang mengalami dilema karena merasa lapar sebelum tidur. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan tubuh mengalami kenaikan berat badan akibat dari konsumsi makanan sebelum tidur. Namun, jika kita tidur dengan perut masih dalam kondisi lapar, tidur akan menjadi gelisah dan tidak nyenyak.

Atasi Lapar Sebelum Tidur dengan Makanan Sehat Ini

Jika kita tidur dengan tidak nyenyak, maka besar kemungkinan kita akan terbangun dengan kondisi tubuh yang tidak segar sehingga membuat kita seperti kekurangan energi untuk melakukan berbagai aktivitas harian. Beruntung, menurut pakar kesehatan, ada beberapa makanan yang bisa kita konsumsi sebelum tidur yang tidak akan memicu kenaikan berat badan atau perut yang begah saat terlelap.

Makanan yang dianggap sehat untuk dikonsumsi kapanpun tanpa membuat kita khawatir dengan kenaikan berat badan adalah buah dan sayur. Beberapa jenis buah dan sayuran yang aman untuk dikonsumsi adalah kedelai, buah beri, ceri, dan brokoli. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Sleep Foundation bahkan menyebutkan bahwa konsumsi kedelai yang kaya akan triptofan bisa membuat kita lebih mudah mengantuk dan tidur dengan nyenyak.

Kita juga bisa mengonsumsi produk gandum utuh, beras merah, atau oatmeal gandum yang kaya akan karbohidrat kompleks dan serat. Berbagai kandungan ini juga bisa membantu kita tidur dengan nyenyak.

Hanya saja, jika konsumsi makanan-makanan tersebut dianggap cukup merepotkan, kita bisa dengan mudah mengambil segelas susu rendah lemak yang masih dalam kondisi hangat. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal Of Nursing, disebutkan bahwa konsumsi susu hangat akan membantu kita lebih mudah tidur.

Jangan sembarangan mengonsumsi makanan atau camilan sebelum tidur karena tak hanya bisa memicu kenaikan berat badan, bisa jadi kita akan mengalami gangguan asam lambung atau masalah pencernaan lainnya yang bisa membuat kita tidur dengan tidak nyenyak.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi