Kenali Penyebab Asam Urat hingga Pantangannya

doktersehat-asam-urat

DokterSehat.Com– Asam urat adalah jenis rematik yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Selain nyeri, asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas, dan kaku.

Penyebab Asam Urat

Penyalkit asam terjadi ketika kristal urat menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan dan rasa sakit yang hebat dari serangan asam urat. Kristal urat dapat terbentuk ketika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah Anda. Berikut beberapa penyebab asam urat:

  • Penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan.
  • Asam urat sebetulnya diperlukan tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya sedikit. Sisanya dikeluarkan melalui usus (30%) dan ginjal (70%). Tingginya kadar asam urat dalam darah disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan ekskresi di ginjal sedikit.
  • Asam urat berlebih itu berpadu dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak persendian. Terbentuklah endapan yang disebut topus. Akibatnya terjadi peradangan-biasa disebut arthritis gout-akut yang ditandai rasa nyeri di persendian seperti pada lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan tangan.

Baca juga: Kaki Bengkak Seperti Ini? Waspada Asam Urat

Gejala Asam Urat

Tanda dan gejala penyakit asam urat hampir selalu muncul tiba-tiba, dan sering menyerang pada malam hari, di antaranya:

  • Kesemutan dan linu
  • Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
  • Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
  • Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

Faktor Risiko Asam Urat

Anda lebih mungkin mengembangkan asam urat jika memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh. Faktor-faktor yang meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh meliputi:

1. Diet

Maengonsumsi makanan yang kaya daging dan makanan laut dan minum minuman manis dengan gula buah (fruktosa) meningkatkan kadar asam urat, yang meningkatkan risiko encok. Konsumsi alkohol, terutama bir, juga meningkatkan risiko encok.

2. Kegemukan 

Jika Anda kelebihan berat badan, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak asam urat dan ginjal Anda memiliki waktu yang lebih sulit untuk menghilangkan asam urat.

3. Kondisi medis

Penyakit dan kondisi tertentu meningkatkan risiko encok. Ini termasuk tekanan darah tinggi yang tidak diobati dan kondisi kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, dan penyakit jantung dan ginjal.

4. Obat-obatan tertentu

Penggunaan diuretik thiazide – umumnya digunakan untuk mengobati hipertensi – dan aspirin dosis rendah juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Begitu juga penggunaan obat anti-rejection yang diresepkan untuk orang yang telah menjalani transplantasi organ.

5. Riwayat keluarga asam urat

Jika anggota keluarga Anda yang lain memiliki asam urat, Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.

Baca juga: Jika Dibiarkan, Asam Urat Bisa Berlanjut Menjadi Penyakit Ini

6. Usia dan jenis kelamin

Asam urat lebih sering terjadi pada pria, terutama karena wanita cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih rendah. Setelah menopause, kadar asam urat wanita mendekati pria. Pria juga lebih mungkin mengembangkan asam urat sebelumnya – biasanya antara usia 30 dan 50 – sedangkan wanita umumnya mengembangkan tanda dan gejala setelah menopause.

7. Operasi atau baru mengalami trauma

Mengalami operasi atau baru mengalami trauma telah dikaitkan dengan peningkatan risiko mengembangkan serangan asam urat.

Obatan Asam Urat

Berikut mengobatan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi asam urat:

  • Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
  • Kontrol makanan yang dikonsumsi.
  • Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Baca juga: Tak Harus Minum Obat, Begini Cara Obati Asam Urat dengan Alami

Pantangan Asam Urat

Selama periode tanpa gejala, pantangan makanan ini dapat membantu mencegah serangan asam urat di masa depan:

  • Makanan yang mengandung banyak purin perlu dihindari seperti :
  • Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
  • Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  • Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
  • Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  • Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
  • Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.