Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Gula?

nilai-gula-darah-normal-doktersehat

DokterSehat.Com– Konsumsi gula dalam jumlah banyak biasanya dikaitkan dengan kenaikan berat badan atau peningkatan risiko diabetes. Padahal, ada penyakit lain yang juga terkait oleh kebiasaan mengonsumsi gula. Salah satunya adalah penyakit asam urat.

Salah satu jenis gula yang paling sering kita konsumsi adalah fruktosa, gula yang bisa ditemukan di dalam makanan sehat seperti buah atau madu. Fruktosa tergolong dalam gula alami. Sayangnya, kini ada juga kandungan gula yang terbuat dari sirup jagung yang memiliki kandungan fruktosa sekitar 55 atau 45 persen.

Masalahnya adalah, fruktosa ternyata bisa mempengaruhi kadar asam urat di dalam tubuh. Sebagai informasi, jika kita mengonsumsi fruktosa, maka tubuh akan segera memecah purin untuk memproduksi asam urat. Jika sampai asam urat terus menumpuk di persendian, maka hal ini akan membuat serangan asam urat dengan gejala seperti pembengkakan, rasa nyeri, atau sensasi kemerahan dan panas muncul.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control (CDC) pada tahun 1988 hingga 1994, dihasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis, khususnya minuman kemasan dan minuman ringan ternyata bisa menyebabkan kenaikan risiko asam urat. Selain itu, jika pria mengonsumsi fruktosa atau sirup jagung dengan frekuensi yang cukup sering, maka risiko untuk terkena penyakit ini juga akan terus berlipat ganda.

Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan Arthritis Foundation pada 2008 lalu menunjukkan fakta bahwa pria yang mengonsumsi dua atau lebih kemasan minuman bersoda dengan kandungan gula tinggi akan mengalami peningkatan risiko asam urat hingga 85 persen. Sementara itu, bagi kaum hawa, risiko ini akan meningkat hingga 74 persen.

Lantas, bagaimana dengan jus buah yang juga memiliki kandungan gula alami yang tinggi?

Mayo Clinic menyebutkan bahwa meskipun termasuk dalam minuman sehat, penderita asam urat memang sebaiknya tidak minum jus buah terlalu banyak. Bahkan, jika kondisi asam urat sudah cukup parah, bisa jadi mereka tidak boleh mengonsumsinya sama sekali.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada 2010 silam, disebutkan bahwa jika wanita mengonsumsi jus jeruk setiap hari, khususnya jus jeruk kemasan, maka risiko untuk terkena asam urat akan meningkat hingga 41 persen.