Penderita Asam Urat Dilarang Makan Tempe?

tempe-tahu-doktersehat
Photo Source: Twitter/iradiojogja

DokterSehat.Com– Ada banyak sekali mitos yang berkaitan dengan penyakit asam urat, penyakit yang bisa menyebabkan persendian terasa kaku, nyeri, dan membengkak. Salah satu dari mitos ini adalah penderita asam urat dilarang mengonsumsi tempe dan tahu. Makanan yang terbuat dari bahan kacang-kacangan atau kedelai seperti tempe disebut-sebut bisa membuat kondisi asam urat menjadi semakin parah. Apakah mitos ini benar adanya?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa asam urat bisa menyebabkan rasa nyeri pada persendian tubuh seperti pada jari tangan, jari kaki, lutut, hingga pergelangan kaki. Dalam banyak kasus, persendian bisa saja sulit untuk digerakkan, membengkak parah dan mengalami warna kemerahan dengan sensasi hangat, serta membuat kulit bersisik atau gatal-gatal.

Untuk mengobati asam urat, penderita asam urat sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter alih-alih langsung minum obat asam urat dengan sembarangan. Dengan memeriksakan kondisinya terlebih dahulu, maka mereka bisa memastikan obat apa yang cocok untuk dikonsumsi demi mencegah kedatangan serangan penyakit ini dan menentukan pola makan atau gaya hidup lainnya yang harus dipatuhi setiap hari.

Khusus untuk konsumsi tempe dan tahu, pakar kesehatan menyebutkan bahwa makanan ini masih boleh untuk dikonsumsi meski tentu saja harus dibatasi jumlahnya. Untuk mengetahui seberapa banyak batasan yang masih dianggap aman, maka penderita asam urat harus berkonsultasi kepada dokter karena setiap orang memiliki tingkat keparahan asam urat yang berbeda-beda.

Agar asam urat tidak mudah kambuh, penderita asam urat harus memastikan diri untuk minum obat tepat waktu, bukannya mengonsumsinya saat asam urat kambuh saja.