Terbit: 20 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Belakangan ini kita tentu pernah mendengar tentang suplemen teh hijau yang diklaim memiliki manfaat yang sama dengan teh hijau asli. Keberadaan suplemen ini tentu memudahkan siapa saja yang tidak memiliki banyak waktu untuk membuat atau menikmati teh hijau. Dengan mengonsumsinya, diharapkan tubuh akan menjadi lebih sehat dan mendapatkan berat badan ideal.

Apakah Suplemen Teh Hijau Sama Sehatnya dengan Teh Hijau?

Hanya saja, Channel News Asia justru menyebutkan bahwa konsumsi suplemen yang berisi ekstrak teh hijau ini bisa memicu kerusakan pada hati. Fakta ini terungkap pada sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh European Food Safety Authority (EFSA).

Pakar kesehatan dari otoritas kesehatan yang ada di Parma, Italia ini menyebutkan bahwa alih-alih mengonsumsi suplemen teh hijau, akan jauh lebih baik jika kita minum teh hijau secara langsung. Mengonsumsi teh instan juga diperbolehkan meskipun kita tidak akan mendapatkan manfaat antioksidan dengan maksimal.

Jika kita mengonsumsi suplemen teh hijau, maka tubuh akan mendapatkan antioksidan dalam jumlah yang berlebihan. Meskipun antioksidan sangatlah baik bagi kesehatan tubuh, jika sampai jumlahnya berlebihan akan membuat kerusakan pada hati.

Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa suplemen teh hijau memiliki kandungan 5-1.000 mg antioksidan, jauh dari rata-rata kandungan antioksidan di dalam teh hijau seduh yang hanya sekitar 90-300 mg. Padahal, konsumsi antioksidan lebih banyak dari 800 mg per hari bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya jantung.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Yang menarik adalah, jika kita mengonsumsi teh hijau dalam jumlah yang banyak, efek antioksidan berlebihan ini tidak akan begitu terasa karena konsentrasinya yang dianggap masih tidak terlalu tinggi.

Melihat adanya fakta ini, lebih baik kita minum teh hijau secara langsung saja ya? Toh rasanya jauh lebih nikmat kok.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi