Terbit: 29 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mengatur asupan gula tentu tidak hanya untuk orang dewasa saja. Asupan gula untuk anak juga harus diatur konsumsinya. Kira-kira bagaimana cara mengetahui apakah asupan gula anak berlebihan atau tidak?

Apakah Asupan Gula Anak Berlebihan? Begini Cara Mengetahuinya

Asupan gula pada tubuh anak dibutuhkan sebagai pendukung tumbuh kembangnya. Gula yang cukup juga baik untuk menutrisi otak anak. Namun asupan gula yang berlebihan justru akan membawa berbagai masalah.

Bahaya asupan gula pada tubuh

Asupan gula berlebihan, baik dari minuman atau camilan pada anak akan menyebabkan anak mengalami obesitas atau diabetes. Selain itu makanan bergula akan meningkatkan risiko kerusakan gigi anak. Kita tentu tidak mau kan hal itu terjadi?

Batasan konsumsi gula anak

Untuk menghindari hal tersebut, pakar kesehatan Hansa Bhargava, dari WebMD, menyebutkan beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk mengawasi asupan gula anak yaitu:

  1. Perhatikan jenis minuman anak
    Penelitian yang dilakukan di United States menunjukkan bahwa asupan gula yang berlebihan pada anak-anak disebabkan konsumsi minuman manis, misalnya soda, yang berlebihan. Untuk mengawasi hal ini selalu pantau minuman apa saja yang biasa diminum anak.
  2. Batasan porsi minuman manis
    American Heart Association merekomendasikan anak tidak mengonsumsi minuman berpemanis buatan lebih dari 4-5 porsi, satu porsinya 200-250 ml, dalam satu minggu. Satu hingga dua porsi minuman bersoda saja sudah memiliki kandungan gula yang melebihi dari kuota yang dianjurkan tersebut lho.
  3. Pantau asupan gula non-buatan
    Anak-anak dianjurkan untuk mengonsumsi kurang dari 5-6 sendok makan gula pasir. Gula bukan berarti hanya gula pasir ya, gula jenis lain, misalnya gula cokelat juga masuk dalam batasan tersebut.

Ketiga cara di atas bisa dijadikan cara memantau yang tepat untuk mengontrol asupan gula anak, cukup mudah dilakukan, kan?

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi