Terbit: 10 April 2018 | Diperbarui: 18 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Orang awam akan percaya kalau wanita yang jarang berhubungan seks akan memiliki vagina yang lebih kencang. Ototnya akan kembali seperti semua sehingga saat melakukan hubungan badan, mereka bisa mendapatkan kenikmatan yang besar tidak ubahnya seperti awal pernikahan.

Apa yang Terjadi pada Vagina yang Jarang Digunakan untuk Seks

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, benarkah vagina yang jarang digunakan akan kembali singset otot-ototnya. Lalu apakah wanita yang sering bercinta otot vaginanya akan kendur?

Kelenturan dari vagina

Sebenarnya tidak ada hubungannya antara sering bercinta dengan lentur atau tidaknya otot di area vagina. Otot vagina sangat kuat yang akan menampung berbagai jenis ukuran penis dari pasangan. Jadi, meski bercinta berkali-kali tidak akan membuat wanita kehilangan kenikmatannya.

Kekuatan otot dari vagina bisa saja menurun saat wanita melahirkan. Biasanya otot di area vagina jadi kendur selama beberapa bulan. Otot di sekitar vagina akan kembali seperti semula 3-6 bulan pasca persalinan terjadi. Pada periode penyembuhan wanita akan susah menikmati seks dan cenderung mendapatkan rasa sakit pada vagina.

Vagina yang jarang digunakan

Vagina yang jarang digunakan memang tidak akan mengalami perubahan otot. Kalau otot di vagina sudah kuat sejak awal, kekuatannya tidak akan berubah. Kalau otot di area kewanitaannya kendur, tanpa digunakan pun tetap akan sama dan susah kembali seperti semula.

Wanita yang vaginanya jarang digunakan untuk seks juga mengalami penurunan libido. Wanita membutuhkan rangsangan yang cukup besar agar bisa menikmati seks lagi dengan pasangan. Pria harus merangsang wanita dengan intens agar area vaginanya mengeluarkan cairan lubrikan cukup banyak.

Jadi, jangan langsung percaya kalau tidak bercinta lama membuat vagina jadi lebih kuat ya. Justru jarang bercinta membuat kenikmatan seks jadi menurun. Bahkan, wanita bisa saja tidak menikmati seks karena sudah tidak terbiasa.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi