Terbit: 27 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para ibu baru adalah apakah si kecil sudah mendapatkan ASI yang cukup setelah menyusu. Pasalnya, kadang bayi menyusu lama namun tidak benar-benar menyusu, namun hanya mengisap puting atau memainkan puting saja.

Apa Tanda-Tanda Bayi Mendapat Cukup ASI?

Melihat bayi yang kenyang setelah menyusu saja sebenarnya tidak cukup untuk menilai apakah bayi sudah cukup ASI atau belum. Jika bayi sudah menyusu dengan rutin namun ternyata ASInya belum cukup, dikhawatirkan bayi mengalami kurang gizi.

Untuk melihat bahwa bayi Anda sudah cukup ASI, bisa mengamati tanda-tanda berikut:

1. Kenaikan berat badan bayi
Salah satu cara yang paling mudah untuk melihat apakah bayi sudah cukup ASI adalah dengan mengamati kenaikan berat badan bayi. Saat baru lahir, bayi akan mengalami penurunan berat badan, namun berangsur-angsur akan naik setelah beberap minggu. Sesuaikan berat badan bayi dengan yang tertera di KMS (Kartu Menuju Sehat) untuk mengetahui berat badan ideal untuk bayi.

2. Bayi sering BAK (Buang air kecil)
Salah satu tanda bayi cukup ASI adalah meningkatnya frekuensi mengganti popok hingga minimal enam kali sehari karena rutin BAK dan tiga kali BAB (buang air besar). Namun setelah beberapa hari kelahiran bayi, ia akan memiliki pola BAB dan BAK sendiri. Anda juga dapat memperhatikan perubahan warna dan tekstur tinja bayi sejak awal kelahiran. Jika beberapa hari pertama berwarna hitam kehijauan dan agak lengket, maka beberapa hari berikutnya berwarna kuning kecoklatan.

3. Frekuensi menyusu

Ketika bayi baru lahir mungkin ia tidak akan terlalu banyak menyusu dan lebih banyak tidur. Namun semakin lama seiring pertumbuhan usia, frekuensi menyusunya akan semakin sering lalu kembali berkurang ketika sudah mulai mengenal makanan padat. Pada usia 1 bulan, bayi akan menyusu setiap dua atau tiga jam sekali, lalu terus meningkat hingga bulan keempat. Jika bayi memiliki frekuensi menyusu yang sedikit, Anda perlu khawatir akan kebutuhan gizinya.

4. Daya tahan tubuh bayi baik

Salah satu fungsi ASI adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Jika kesehatan bayi stabil, maka bisa dikatakan bahwa bayi sudah tercukupi kebutuhan ASInya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi