Apa Perbedaan Sakit Maag dan Tukak Lambung?

Kanker-Lambung-doktersehat

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berpikir jika maag dan tukak lambung adalah masalah kesehatan yang sama. Padahal, menurut pakar kesehatan, keduanya adalah hal yang berbeda. Berikut adalah cara yang tepat untuk membedakannya sehingga kita bisa mengatasinya dengan cara yang tepat.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa sakit maag dan tukak lambung memang cenderung memiliki gejala dan sebab yang mirip. Hanya saja, maag atau gastritis disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada lapisan mukosa dan submukosa yang ada di dinding lambung. Biasanya, hal ini disebabkan oleh sistem perlindungan bagi lapisan mukosa yang sudah tidak lagi berfungsi akibat dari paparan zat yang terus mengikisnya.

Tak hanya pola makan yang tidak teratur, beberapa hal lain seperti stress, mengkonsumsi makanan terlalu pedas, panas, berlemak, makanan yang memproduksi banyak gas, dan konsumsi obat yang bisa mengiritasi lambung bisa menjadi pemicunya. Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol juga bisa menjadi penyebabnya. Jika sampai hal ini terjadi, maka kita akan merasakan tidak nyaman pada saluran pencernaan seperti mual-mual, muntah, nyeri pada ulu hati, lambung yang terasa sangat penuh, kembung, kerap bersendawa namun perut terasa keroncongan, dan kerap kentut.

Tukak lambung dipicu oleh adanya luka atau peradangan di sekitar luka yang ada pada dinding lambung. Yang menjadi masalah adalah, di dalam lambung bisa saja terjadi pendarahan yang berbahaya. Tak hanya karena konsumsi makanan dan obat yang bisa mengiritasi lambung, infeksi bakteri juga bisa menjadi pemicunya. Sensasi nyeri pada ulu hati yang disertai dengan mual dan muntah, dan perut kembung bisa dirasakan oleh penderita tukak lambung. Hanya saja, penderita masalah kesehatan ini biasanya juga mengalami buang air besar dengan kotoran berwarna kehitaman yang disebabkan oleh keluarnya darah pada dinding lambung.

Kedua masalah kesehatan ini tidak boleh disepelekan begitu saja dan harus ditangani dengan benar sehingga sebaiknya kita segera memeriksakan kesehatan ke dokter jika sudah mengalami gejala-gejalanya.