Terbit: 3 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Setiap wanita umumnya sangat bahagia dan dan menjaga diri ketika dinyatakan hamil, namun tidak dengan kehamilan kriptik. Kehamilan kriptik bahkan membuat seseorang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Mengapa demikian?

Kehamilan Kriptik, Kehamilan yang Tidak Disadari Ibu Hamil

Apa itu kehamilan kriptik?

Kehamilan kriptik adalah kondisi dimana kehamilan tidak disadari hingga melahirkan. Kondisi ini juga sering disebut denial of pregnanacy atau penolakan kehamilan dimana seseorang memang benar-benar hamil, namun kadar hormon hCG terlalu rendah sehingga susah dideteksi dalam tes darah maupun urin.

Kehamilan kriptik dapat terjadi pada 1 dari setiap 450. Umumnya ibu hamil tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil hingga usia kehamilan mencapai 20 minggu. Pasalnya kehamilan kriptik ibu hamil tidak mengalami mual dan muntah atau gejala kehamilan lainnya. Pada beberapa kasus, ibu hamil bahkan baru tahu ia mengandung ketika menjelang persalinan.

Penyebab kehamilan kriptik

Kehamilan kriptik umumnya disebabkan karena beberapa hal, di antaranya:

1. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

PCOS (polycystic ovary syndrome) adalah kondisi ketidakseimbangan hormon dimana wnaita memiliki hormon pria (testosteron) lebih banyak. Salah satu gejalanya adalah terbentuk kista pada ovarium yang dapat tumbuh membesar dan menstruasi tidak teratur.

2. Kehamilan sebelumnya

Kehamilan kriptik juga bisa terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan. Ketidakseimbangan hormon setelah melahirkan menyebabkan ibu tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil.

3. Pengaruh pil KB

Beberapa jenis pil KB juga memicu ketidakseimbangan hormon dalam tubuh sehingga memicu kehamilan kriptik.

Selain ketiga penyebab di atas, kehamilan kriptik juga dapat disebabkan oleh stres, lemak tubuh yang terlalu rendah, serta ketidakseimbangan hormon di masa transisi menuju menopause.

Bagi kasus kehamilan kriptik, perkembangan janin sering kali melambat atau tertunda, namun hal ini tidak memengaruhi kondisi kesehatan janin. Bayi yang lahir dalam kehamilan kriptik umumnya tetap sehat dan normal seperti kelahiran dari bayi kehamilan normal lainnya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi