Terbit: 22 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Banyak pasangan orang tua yang mengabaikan perbedaan rhesus saat akan memiliki anak. Padahal perbedaan rhesus antara ibu dan janin dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada janin.

Apa Akibatnya Jika Rhesus Ibu dan Anak Berbeda?

Apa itu rhesus darah?

Anda pasti sudah mengenal golongan darah manusia terbagi menjadi 4 jenis, yaitu A. B. O dan AB. Nah selain klasifikasi tersebut, golongan darah dapat diklasifikasikan berdasarkan kandungan protein dalam darah yang disebut Rhesus (Rh). Jika golongan darah Anda memiliki protein rhesus, maka golongan darah Anda disebut sebagai rhesus positif (Rh+), sedangkan jika tidak memiliki protein rhesus, golongan darah Anda disebut rhesus negatif (Rh-).

Sama halnya dengan golongan darah, protein rhesus didapat dari faktor keturunan. Rhesus anak tergantung dari rhesus kedua orang tuanya. Apabila kedua orang tua memiliki rhesus yang sama (Rh+ atau Rh-), maka rhesus anak akan sama dengan rhesus orang tua. Sedangkan jika rhesus orang tua berbeda, rhesus anak pasti akan mengikuti salah satu rhesus orang tua.

Efek perbedaan rhesus dengan kehamilan

Rhesus sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan bayi. Namun jika ibu dengan Rh- mengandung janin dengan Rh+, maka kondisi ini biasa disebut inkompatibilitas rhesus.

Yang dikhawatirkan dari kondisi ini adalah sistem imunitas ibu membentuk antibodi ketika melawan sel darah anak (Rh+). Antibodi igG dapat melewati plasenta dan merusak sel darah merah Rh+ pada janin. Hal ini menyebabkan penyakit Rh yang berbahaya pada janin dan dapat membuat janin susah berkembang.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Ketika sel darah merah pada janin rusak, maka jumlah bilirubin pada sistem darah bayi akan bertambah. Semakin banyak bilirubin dalam tubuh adalah salah satu pertanda bahw bayi mengalami gangguan pankreas. Beberapa risiko bayi yang dilahirkan dengan kondisi bilirubin tinggi adalah mereka akan mengalami penyakit kuning, lesi, dan otot lemah.

Jika kondisi inkompatibilitas rhesus ini tidak dicegah, maka bisa menyebabkan beberapa komplikasi, di antaranya kerusakan otak pada bayi, anemia, kejang-kejang, gagal jantung. hingga kematian pada bayi.

Bisakah janin dengan inkompatibilitas rhesus diselamatkan?

Begitu dokter mendiagnosis bahwa tubuh Anda sedang melawan sel darah merah janin Anda, dokter dapat memberikan injeksi immune globulins pada trimester pertama untuk meminimalisir efek dari inkompatibilitas Rh. Pada beberapa kasus, ibu perlu mendapat injeksi lagi setelah beberapa hari kelahiran hingga perlunya transfusi darah.

Nah, Mom jangan sepelekan pemeriksaan rhesus ya!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi