Anus Sering Terasa Gatal, Berbahayakah?

pantat-gatal-dan-ruam-doktersehat

DokterSehat.Com– Gatal adalah sensasi yang sering kita rasakan pada kulit. Tak hanya karena debu atau kotoran, gatal seringkali juga disebabkan oleh gigitan serangga. Hanya saja, terkadang sensasi gatal ini muncul di bagian anus. Sebenarnya, apakah hal ini menandakan adanya masalah kesehatan yang cukup serius?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penyebab utama gatal di anus biasanya karena adanya bakteri dalam konsentrasi yang banyak. Selain itu, mereka yang mengalami wasir juga cenderung sering mengalami gejala ini. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan penderita wasir untuk sering-sering mengganti celana dalam. Selain itu, jika gatal-gatal terus terjadi dan wasir terasa semakin parah, ada baiknya kita memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter untuk mengatasinya.

Lantas, apakah tidak apa-apa jika kita menggaruk bagian anus yang gatal? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini sebenarnya aman-aman saja untuk dilakukan, namun, ada baiknya kita tidak menggaruknya dengan kuat karena bisa saja memicu lecet atau luka.

Penyebab gatal pada anus yang sering dialami oleh anak-anak adalah cacing kremi. Mengingat cacing termasuk dalam parasit yang berbahaya bagi kesehatan, kondisi ini patut untuk diwaspadai. Menurut Prof. dr. Supargiyono dari Universitas Gadjah Mada, cacing kremi betina memiliki ciri khas yang sangat unik, yakni meletakkan telur di bagian dubur manusia. Keberadaan telur dan cacing kremi dengan ukuran yang sangat kecil berbentuk mirip seperti parutan kelapa inilah yang menyebabkan sensasi gatal-gatal pada anus.

Jika gatal pada anus disebabkan oleh cacing kremi, Prof. dr. Supargiyono menyarankan kita untuk tidak sembarangan menggaruknya karena dikhawatirkan bisa menempel pada celana dalam atau jari kita dan akhirnya menular ke orang lain. Menggaruk anus yang terkena cacing kremi juga dikhawatirkan bisa memicu peradangan atau infeksi pada anus.

Satu hal yang pasti, cacing kremi harus dibasmi karena bisa memicu infeksi yang berbahaya. Karena alasan inilah kita harus memeriksakan kondisi ini ke dokter. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan memakai senter, pemeriksaan tinja, menggunakan selotip yang ditempelkan di dubur, dan teknik-teknik lainnya. Untuk mengatasi masalah cacing kremi ini, dokter biasanya akan memberikan obat cacing.