Obat Antrain – Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping

obat antrain - doktersehat

Anda sedang mencari informasi tentang obat Antrain? Mungkin banyak di antara Anda yang penasaran dan ingin mengetahui tentang Antrain obat apa. Obat Antrain adalah obat yang dikonsumsi untuk menangani demam dan merupakan anti nyeri. Obat ini mengandung natrium metamizole (dipiron). Natrium metamizole merupakan turunan dari metansulfonat yang berasal dari aminoprin. Biasanya, obat Antrain ini dimanfaatkan untuk mengurangi rasa nyeri yang terjadi setelah seorang pasien menjalani operasi. Tidak hanya itu, fungsi Antrain lainnya adalah untuk menurunkan demam tinggi, dismenore (nyeri perut saat haid), sakit kepala, sakit gigi, dan lain sebagainya.

Obat Antrain adalah obat nyeri yang memiliki efek cukup kuat jika dibandingkan dengan obat anti nyeri pada umumnya. Namun, obat Antrain adalah obat keras. Penggunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter dan harus sesuai dengan dosis Antrain yang dianjurkan oleh dokter. Selain bisa mengurangi nyeri, obat Antrain ini juga bisa digunakan sebagai anti-inflamasi.

Untuk Anda yang bermaksud untuk menggunakan obat Antrain sebagai obat untuk terapi nyeri, tentu saja informasi yang mendetail tentang manfaat Antrain perlu untuk Anda ketahui lebih lanjut. Tidak hanya itu, Anda juga harus memerhatikan dosis Antrain yang dianjurkan untuk efektivitas obat. Berikut informasi lebih lengkap tentang obat Antrain yang perlu untuk Anda ketahui.

Kemasan/Sediaan Obat Antrain

  • Tablet 500 mg
  • Ampul untuk injeksi 500 mg

Cara Kerja Obat Antrain

Antrain obat apa? Antrain adalah obat yang memiliki bahan aktif natrium metamizole. Cara kerja natrium metamizole adalah dengan menghambat rangsangan nyeri pada susunan saraf pusat dan perifer. Metamizole atau dipiron merupakan analgesik ampiron sulfonat (pereda nyeri), antispasme (pereda spasme) dan antipiretik (pereda demam), dengan efek anti-inflamasi (anti peradangan) yang minimal.

Indikasi Obat Antrain

Metamizole atau dipiron merupakan anti nyeri kuat dan anti demam, metamizole dapat memberikan efek dua hingga empat kali lebih efektif dibandingkan ibuprofen atau parasetamol. Maka dari itu, obat Antrain dapat dikatakan memiliki efek yang lebih kuat dibandingkan obat anti nyeri yang lain.

Pengunaan metamizole dapat menurunkan demam secara signifikan dan dapat mempertahankan suhu tubuh dalam waktu yang lebih lama dibandingkan ibuprofen. Penggunaan natrium metamizole diindikasikan pada pasien dengan rasa nyeri hebat, seperti pasien yang baru menjalankan operasi, pasien dengan nyeri kolik. Sebaiknya pemberian natrium metamizole tidak diberikan pada nyeri yang disebabkan karena proses peradangan seperti rematik, nyeri pinggang bawah, maupun gejala flu.

Dosis dan Cara Pakai

Manfaat Antrain memang cukup besar untuk digunakan mengurangi demam dan nyeri yang terjadi pada pasien sehabis operasi. Namun perlu diingat bahwa fungsi Antrain atau manfaat Antrain ini baru akan efektif jika dosis Antrain yang diterapkan pada pasien adalah dosis yang sesuai. Jika dosis kurang atau pun berlebihan, bisa saja terjadi efek yang merugikan atau reaksi yang diberikan oleh obat tidak akan optimal.

Untuk Anda yang ingin mengetahui dosis dari obat ini, berikut akan dijelaskan tentang dosis obat Antrain. Namun, perlu diingat bahwa dosis obat yang dipaparkan di sini adalah obat umum. Dalam beberapa kasus, bisa saja dokter menyarankan dosis yang berbeda dengan dosis umum di bawah ini. Penetapan dosis ini juga disesuaikan dengan kondisi dari masing-masing pasien setelah dilakukan pemeriksaan secara mendetail terhadap kondisi tubuh dan kesehatannya. Namun, sebagai acuan, berikut adalah dosis umum Antrain.

Dosis Antrain untuk Dewasa

Penggunaan natrium metamizole pada orang dewasa diberikan 1 tablet jika rasa nyeri muncul, dan pemberian tablet dapat diulang setiap 6-8 jam, dengan dosis maksimal adalah 4 tablet perhari. Penggunaan natrium metamizole injeksi dapat diberikan 500 mg jika rasa sakit muncul dan diulang setiap 6-8 jam, pemberian dosis injeksi maksimal sebanyak 3 kali sehari dan dan diberikan dapat secara intramuscular (I.M) atau intravena (I.V).

Peringatan

Manfaat obat ini memang cukup besar untuk meredakan nyeri dan demam. Namun, perlu dicatat, Antrain juga memiliki efek samping yang perlu Anda perhatikan.

Efek Samping Obat

Penggunaan natrium metamizole dapat menimbulkan ruam pada kulit. Risiko penggunaan metamizole yang berbahaya adalah agranulositosis atau pemecahan sel darah putih non-granul, risiko ini meningkat dengan penggunaan jangka panjang. Mengkonsumsi metamizole dan alcohol secara bersamaan dapat menimbulkan lelah/fatigue yang muncul dengan cepat dan bertahan lama.

Pemberian natrium metamizole pada pasien yang mengkonsumsi chlorpramozine harus diberikan secara seksama karena dapat menimbulkan hipotermia. Selain chlorpromazine, obat lain yang berinteraksi dengan natrium metamizole adalah ciclosporin, methotrezate, obat antikoagulan, litium, captopril, triamterene, dan obat darah tinggi.

Kontraindikasi
Penggunaan natrium metamizole dikontraindikasikan pada pasien dalam keadaan hipersensitivitas metamizole, wanita hamil dan menyusui, pasien bertekanan darah rendah (sistolik <100 mmHg), pasien bayi di bawah 3 bulan atau bayi dengan berat badan kurang dari 5 kg, pasien dengan gangguan ginjal dan hati berat, serta gangguan kelainan darah.