DokterSehat.Com– Anak-anak umumnya sudah lancar berjalan saat berusia 2 tahun. Namun hal ini tidak membuatnya mau berjalan sendiri. Terkadang ia masih suka minta gendong orang tua ketika berada di tempat umum. Pernahkah Ibu mengalami hal serupa?

anak sudah besar minta gendong

Mengatasi anak minta gendong terus

Ibu mungkin sering bertanya-tanya, mengapa si kecil masih sering minta gendong padahal ia sudah bisa berjalan dengan lancar. Rupanya fenomena ini cukup banyak dialami oleh balita berusia 2-3 tahun. Hal ini bukan berarti si kecil mengalami kemunduran dalam perkembangan motoriknya, namun terkadang ia melakukannya karena lelah, mengantuk, suasana hatinya sedang tidak baik, atau ia sedang ingin bermanja dengan Anda.

Meskipun bukan hal yang patut dikhawatirkan, namun jika dibiarkan hal ini akan menjadi kebiasaan. Orang tua pun akan kewalahan jika ingin menggendong si kecil karena beratnya semakin bertambah. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

1. Alihkan perhatiannya

Ketika anak Anda merengek minta gendong, Anda bisa mengalihkan perhatiannya dengan hal-hal lain di sekitarnya yang lebih menarik, atau memberikannya camilan agar ia duduk tenang. Mengalihkan anak pada kesibukan lain dapat membantunya melupakan niat minta gendong pada Anda.

2. Beri tugas pada anak

Beri tugas anak untuk membantu Anda membawa tas belanjaan atau mendorong troli belanja. Dengan begitu, ia akan merasa terlibat dalam kegiatan Anda dan mengurungkan niatnya untuk minta tolong.

3. Jangan menolak dengan memarahi anak

Saat anak meminta gendong, jangan segera memarahi anak untuk menolaknya. Lebih baik, Anda berjongkok hingga setara dengan posisi matanya, kemudian lakukan kontak mata dengan si kecil dan jelaskan mengapa Anda tidak bisa menggendongnya.

Jika si kecil memang kelelahan atau mengantuk, Anda bisa memintanya untuk beristirahat sejenak. Saat bepergian dengan anak, sebaiknya gunakan stroller untuk berjaga-jaga. Terutama jika bepergian bersama anak ketika jam tidur siang anak atau ketika ia baru saja melakukan aktivitas berat.