Terbit: 10 Mei 2018 | Diperbarui: 13 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bulan Ramadan merupakan bulan yang paling dinanti oleh umat muslim. Pada bulan ini, banyak orang tua yang melatih anaknya untuk mulai berpuasa sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban pada Tuhan. Namun bagi anak-anak, menjalankan puasa kadang tidak mudah. Bagaimana mengatasi anak yang rewel saat puasa?

Tips Menghadapi Anak yang Rewel Saat Puasa

Tips menghadapi anak yang rewel saat berpuasa

Berpuasa pada bulan Ramadan merupakan salah satu tantangan sendiri bagi umat muslim di dunia, baik bagi dewasa maupun anak-anak. Namun sebaiknya orang tua tetap mengajarkan puasa sejak usia anak-anak agar anak-anak lebih mudah menjalankan kewajiban tersebut ketika dewasa.

Memang tidak mudah melatih anak untuk menahan lapar dan haus sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Wajar jika banyak anak yang rewel di hari pertama latihan puasa. Bagi Anda yang kebingungan menghadapi sikap rewel anak-anak saat berpuasa, bisa mencoba beberapa tips berikut ini:

1. Alihkan perhatian anak dari lapar dan haus

Lapar dan haus dalam waktu lama dapat membuat anak rewel. Jika anak mulai rewel, Anda bisa mengalihkan perhatiannya dari rasa lapar dan haus yang dirasakannya. Ajak anak untuk bermain atau melakukan aktivitas kesukaannya untuk mengalihkannya dari rasa lapar dan haus. Namun hindari melakukan aktivitas terlalu berat karena akan menyebabkan anak semakin lapar dan haus.

2. Beri dukungan pada anak

Jika Anda berkomitmen untuk mengajari puasa penuh pada anak, maka dukung anak untuk melakukannya. Jika anak lapar dan ingin makan siang, Anda bisa mengatakan padanya, “Wah hebat sudah bisa menahan lapar sampai jam makan siang, coba lanjutkan hingga sore nanti ya,”. Dengan demikian, anak akan merasa usahanya untuk berpuasa dapat diapresiasi.

3. Ajarkan puasa secara bertahap

Mengajarkan puasa penuh dalam satu hari memang tidak mudah. Karena itu sebaiknya Anda mencoba melatihnya secara bertahap. Misalnya dalam seminggu pertama Anda bisa mengajak anak untuk berpuasa hingga jam makan siang. Kemudian minggu kedua, waktu puasa bisa diperpanjang hingga sore hari, dan seterusnya hingga puasa penuh di minggu terakhir.

Sebelum menetapkan aturan tersebut, sebaiknya buat kesepakatan dengan anak. Tidak ada salahnya memberi imbalan pada anak jika anak berhasil menyelesaikan puasanya dengan baik.

4. Ajak anak untuk menyiapkan hidangan berbuka

Nah, salah satu cara menarik untuk mengurangi sikap rewel saat puasa adalah dengan mengajaknya untuk memilih dan menyiapkan hidangan berbuka. Dengan terlibat langsung saat menyiapkan menu berbuka, anak akan lebih semangat untuk menahan diri hingga tiba saat berbuka.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi