3 Terapi Menyembuhkan Anak dari Kecanduan Gadget

doktersehat bahaya memukul anak
Designed by Freepik

DokterSehat.Com– Hidup di zaman yang serba digital ini membuat pola hidup dan kebiasaan hidup menjadi berubah secara perlahan-lahan. Tingkat kepekaan sosial pun seakan berkurang akibat penggunaan teknologi yang semakin canggih. Salah satu contohnya adalah anak kecil yang mulai meninggalkan permainan tradisional dan lebih memilih menggunakan gadget.

Bukan main candu dari gadget sehingga sang anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan seharian penuh hanya untuk bermain dengan gadgetnya. Dengan begitu, aktivitas lain pun akan terbengkalai, misalnya enggan belajar, enggan berolahraga, serta enggan bersosial di masyarakat.

Nah, jika anak Anda sedang mengalami hal yang sama, tentunya Anda merasa bingung untuk mengatasinya, bukan? Namun, kali ini doktersehat.com akan memberikan tips mengenai terapi penyembuhan anak dari kecanduan gadget. Apa saja terapi tersebut? Berikut diantaranya:

1. Terapi Perilaku

Terapi yang satu ini memang lebih ke penanganan dalam wujud tindakan. Ada banyak yang bisa dilakukan dalam menghentikan kebiasaan buruk anak, mulai dari mencontohkan dan mempraktikan untuk tidak bermain gadget atau ponsel di hadapannya. Saat sedang bersama, orang tua bisa mencontohkan hal yang positif, misal membaca atau berkebun. Dengan memberi contoh seperti itu, lambat laun anak akan mulai paham, mana yang baik dan mana yang buruk untuk dilakukan.

2. Wawancara Motivasi

Dalam bahasa psikologi, terapi ini lebih dikenal dengan Motivational Interview (MI), yaitu mengajak bicara secara gamblang dan tidak ada yang ditutup-tutupi ataupun dirahasiakan. Biasanya terapi ini akan menanyakan seputar kelebihan dan kekuarangan dari sebuah permasalah. Dengan begitu, orang tua jadi mengerti apa yang dibutuhkan oleh anak sehingga bisa mengatasinya dengan mudah.

3. Terapi Kognitif

Untuk terapi yang satu ini memang sedikit lebih rumit, pasalnya terapi kognitif biasa digunakan untuk hal yang sifatnya candu. Misal sang anak sangat kecanduan game online, maka dari itu orang tua harus memodifikasi pikiran anak agar mengalihkan kecanduannya ke hal yang lebih bermanfaat. Biasanya, terapi kognitif akan lebih menggunakan perasaa, ucapan, serta tindakan nyata sehingga anak menjadi lebih percaya untuk menghentikan kecanduannya.