Terbit: 12 Januari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Amnesia anterograde adalah kondisi di mana seseorang hanya mampu mengingat memori sebelum peristiwa yang memicu amnesia. Ketahui apa itu amnesia anterograde, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya. 

Amnesia Anterograde: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Apa Itu Amnesia Anterograde? 

Amnesia anterograde adalah penurunan kemampuan atau sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk mengingat atau menyimpan informasi baru setelah dirinya mengalami sebuah peristiwa yang menyebabkan amnesia. Namun, orang tersebut bisa mengingat semua memori yang pernah terjadi sebelum kejadian tersebut. 

Misalnya, Agus mengalami sebuah kecelakaan di bulan Desember 2020 dan mengalami amnesia. Agus bisa mengingat semua ingatan yang terjadi hingga December 2020, namun ia kesulitan untuk mengingat kejadian setelah peristiwa di Desember 2020 itu dan seterusnya. 

Kondisi ini terjadi akibat kerusakan pada bagian otak tertentu yang bertugas untuk menyimpan memori. Akibatnya, pasien akan kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tergantung tingkat keparahannya, pasien mungkin hanya mengalami amnesia sementara namun bisa saja bersifat permanen.

Gejala Amnesia Anterograde

Orang dengan amnesia anterograde kesulitan untuk mengingat kejadian atau informasi baru, namun mereka masih bisa mengingat semua kejadian lama yang terjadi sebelum peristiwa yang memicu amnesia tersebut. Gejalanya berupa: 

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

  • Tidak bisa mengingat orang-orang yang baru dikenal.
  • Sulit mengingat tempat-tempat baru, nomor telepon baru, atau apa pun yang baru dikenalnya. 
  • Tidak bisa mengingat hal terakhir yang dikerjakan. 
  • Sulit mengingat pelajaran baru. 
  • Mungkin tidak bisa mengingat perubahan hidup yang baru dialami. 
  • Tidak mengingat rutinitas baru. 

Orang dengan amnesia anterograde juga mungkin lupa apa yang mereka lakukan tadi pagi atau beberapa jam sebelumnya. Kondisi ini terjadi akibat memori-memori disimpan di berbagai bagian otak dan orang tersebut akan mengalami episode kehilangan bagian memori deklaratif. 

Baca Juga: Amnesia: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan, dan Pencegahan

Kapan Harus ke Dokter? 

Apabila Anda mengalami kecelakaan, cedera kepala, atau benturan keras, harap segera cari bantuan medis. Orang yang mengalami amnesia tidak dapat mengidentifikasi keadaannya sendiri, jadi membutuhkan bantuan orang lain. Bila seseorang yang Anda kenal mengalami gejala amnesia, harap menolongnya untuk segera mendapatkan perhatian medis.

Penyebab Amnesia Anterograde

Penyebab amnesia adalah kerusakan otak pada bagian penyimpanan memori seperti talamus. Pada penderita amnesia anterograde, kerusakan otak menyebabkan perbedaan cara dalam menyimpan informasi-informasi. 

Ada beberapa penyebab kerusakan otak tersebut, termasuk:

  • Penyakit Tertentu. Pasien mengalami gejala penyakit tertentu atau episode kehilangan jangka pendek sebelumnya.
  • Cedera Otak Traumatis. Kerusakan pada hipokampus otak.
  • Cedera Otak. Benturan, kecelakaan, atau cedera olahraga yang terjadi pada area kepala dan menyebabkan gegar otak.
  • Alkoholisme Kronis. Menyebabkan defisiensi vitamin B1 yang dikaitkan dengan masalah signifikan dalam memori episodik antegrade.
  • Penyalahgunaan Alkohol. Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Saat mereka mabuk, mereka mengalami hilang ingatan. Kondisi mereka akan kembali pulih setelah sadar.
  • Efek samping Penggunaan Obat. Penggunaan benzodiazepin dan obat penenang lain seperti Zolpidem (Non-benzodiazepin).
  • Radang Otak. Komplikasi radang otak berupa tanda-tanda amnesia. 
  • Operasi Otak. Efek dari operasi pengangkatan otak bagian tertentu. 
  • Efek Samping Terapi Elektrokonvulsif. Terapi elektrokonvulsif adalah terapi untuk depresi namun efek sampingnya dikaitkan dengan amnesia jangka pendek.

Pada intinya, ada kerusakan otak yang membuat otak bekerja dengan cara lain dalam memproses, menyimpan, dan memproduksi memori baru. Kondisi tersebut bisa didasari dari cedera kepala hingga penyakit tertentu. Cedera otak ringan dapat menyebabkan kehilangan memori jangka pendek dan bisa pulih, namun cedera sedang hingga serius mungkin menyebabkan amnesia permanen.

Faktor Risiko Amnesia Anterograde

Berikut ini beberapa faktor yang meningkatkan risiko gangguan memori:

  • Mengalami cedera terkait olahraga. 
  • Kekurangan vitamin B1.
  • Riwayat tumor otak. 
  • Mengalami stroke. 
  • Kerusakan otak karena kondisi tertentu. 
  • Riwayat kejang. 

Dokter mungkin akan menjelaskan bila Anda memiliki risiko tersebut dan akan melakukan perawatan serta pencegahan agar kondisi itu tidak terjadi. 

Diagnosis Amnesia Anterograde

Dokter akan bertanya atau meminta bantuan keluarga pasien untuk menjawab pertanyaan seputar riwayat penyakit, gejala, dan riwayat penggunaan obat atau zat tertentu yang mungkin memicu amnesia. Selanjutnya, dokter akan menyarankan tes pemindaian otak seperti magnetic resonance imaging (MRI) dan CT scan untuk mengidentifikasi kerusakan otak. 

Baca Juga: Amnesia Disosiatif: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Cara Mengatasi Amnesia Anterograde 

Tidak ada obat khusus untuk mengatasi gangguan memori, namun pemulihan dengan rehabilitasi bisa membantu pasien untuk tetap menjalani hidup dengan baik walaupun menderita amnesia. Berikut ini beberapa perawatan dan bantuan untuk penderita amnesia anterograde:

  • Mengonsumsi vitamin B1 bila pemicu amnesia adalah kekurangan vitamin B1. 
  • Bekerjasama dengan terapis untuk melatih kemampuan otak, konsentrasi, dan memori. 
  • Menggunakan buku catatan atau alat pengingat. 

Selain itu, bantuan keluarga dan orang-orang terdekat pasien dapat sangat membantu. Bila keluarga Anda ada yang mengalami kondisi ini, mohon ajari untuk menggunakan buku catatan, aplikasi pengingat, dan manajemen kondisi. 

Komplikasi Amnesia Anterograde

Kondisi amnesia akan memengaruhi kehidupan seseorang karena pasien tersebut akan melupakan hal-hal penting baik tentang dirinya atau orang lain. Pasien mungkin akan mengalami masalah kehidupan personal dan disfungsi sosial.

Cara Mencegah Amnesia Anterograde

Amnesia disebabkan oleh kerusakan otak, jadi sebaiknya meminimalkan aktivitas yang berisiko merusak otak baik dari cedera kepala, kebiasaan tertentu, atau penyakit tertentu. Berikut ini cara mencegah amnesia: 

  • Hindari penyalahgunaan alkohol. 
  • Segera konsultasi ke dokter bila mengalami infeksi, terutama infeksi yang mungkin menyebar dan memengaruhi fungsi otak. 
  • Gunakan helm bila menggunakan motor. 
  • Gunakan sabuk pengaman saat berkendara dengan mobil. 
  • Pahami gejala yang menyerang kepala seperti sakit kepala parah. 

Itulah pembahasan tentang apa itu amnesia anterograde, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya. Amnesia anterograde adalah kehilangan kemampuan untuk mengingat pasca peristiwa tertentu yang memicu kerusakan otak tertentu. 

 

  1. Cuncic, Arlin. 2020. What Is Anterograde Amnesia?. https://www.verywellmind.com/an-overview-of-anterograde-amnesia-4581313. (Diakses pada 12 Januari 2020). 
  2. Cherney, Kristeen. 2018. Anterograde Amnesia. https://www.healthline.com/health/amnesia/anterograde-amnesia. (Diakses pada 12 Januari 2020). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi