Obat Amlodipine – Dosis, Indikasi, dan Peringatan

Obat Amlodipine-doktersehat

Apakah Anda pernah mendengar tentang obat Amlodipine? Mungkin saja Anda justru sedang penasaran tentang Amlodipine obat apa. Bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, obat Amlodipine adalah obat yang tidak asing lagi di telinga. Obat Amlodipine adalah obat yang memang cukup efektif untuk mengobati hipertensi. Tidak hanya itu, manfaat Amlodipine juga terkait dengan penggunaannya untuk mengatasi masalah kesehatan berupa angin duduk atau yang juga biasa disebut sebagai angina pectoris. Obat Amlodipine adalah obat yang berfungsi untuk mengobati serta mengurangi frekuensi terjadinya angin duduk.

Fungsi Amlodipine yang cukup efektif dalam mengobati tekanan darah tinggi dikarenakan kemampuan dari obat ini untuk melebarkan pembuluh darah. Dengan adanya pelebaran pembuluh darah setelah mengonsumsi obat Amlodipine ini, aliran darah akan menjadi lebih mudah. Fungsi Amlodipine ini secara signifikan juga terkait tidak langsung dengan penurunan potensi penderita hipertensi untuk mengalami stroke, adanya serangan jantung, dan masalah pada fungsi ginjal.

Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang obat Amlodipine, ada baiknya jika Anda membaca pembahasan lebih lengkap di bawah ini tentang obat Amlodipine. Obat Amlodipine adalah obat yang bisa membantu penderita hipertensi untuk kembali sehat dan dapat beraktivitas seperti sediakala. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui informasi lebih lengkap mengenai komposisi Amlodipine, dosis Amlodipine, manfaat Amlodipine, dan fungsi Amlodipine di dunia medis dan kesehatan. Perlu dicatat pula bahwa Amlodipine ini adalah obat yang bisa digabungkan fungsinya dengan obat-obatan yang lain. Namun, penggunaan kombinasi obat ini perlu tetap diperhatikan dengan seksama karena harus diterapkan sesuai dengan petunjuk dokter.

Berikut data obat Amlodipine yang telah dirangkumkan secara lengkap untuk Anda.

Nama: Amlodipine
Nama dagang: Norvasc
Sediaan: Tablet 2,5 mg, tablet 5 mg, tablet 10 mg
Kelas: Calcium Channel Blockers, Agen Antiangina
Obat lain dalam kelas Calcium Channe Blocker:

  • Clevidipine
  • Diltiazem
  • Felodipine
  • Nicardipine
  • Verapamil

Obat lain yang dalam kelas Agen Antiangina:

  • Propanolol
  • Nitrogliserin translingual
  • Nitrogliserin transdermal
  • Aliskiren
  • Amil nitrat
  • Gliseril trinitrat transdermal
  • Gliseril trinitrat translingual spray

Obat Amlodipine adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan penyakit atreri koroner. Konsumsi Amlodipine pada penderita tekanan darah tinggi dapat mencegah penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Amlodipine juga digunakan unntuk mencegah angin duduk.

Setelah mengetahui manfaat Amlodipine yang besar ini, tentu Anda juga harus mengetahui dosis Amlodipine yang efektif untuk diterapkan pada pasien hipertensi. Dosis Amlodipine yang dipaparkan berikut ini merupakan dosis umum. Dosis yang paling efektif untuk pasien tentu saja adalah dosis yang disarankan sesuai petunjuk dokter, karena secara mandiri dokter tentunya akan memberikan dosis Amlodipine yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien yang ditanganinya.

Dosis Amlodipine dan Indikasi Penggunaan Obat

Hipertensi
5 mg/hari PO awalnya; dapat ditingkatkan 2,5 mg/hari setiap 7-14 hari; tidak melebihi 10 mg/hari PO; dosis pemeliharaan: 5-10 mg/hari PO

Penyakit arteri koroner
Pengobatan angina kronik stabil dan angina vasospastik (Prinzmetal atau varian angina) dan penyakit arteri koroner yang tercatat melalui angiografi (CAD) pada pasien tanpa gagal jantung atau fraksi ejeksi (EF) <40%
Dosis obat: 5-10 mg/hari PO awalnya; dilanjutkan dosis pemeliharaan: 10 mg/hari PO

Untuk angina
Dosis: 5-10 mg/hari PO; dosis pemeliharaan: 10 mg/hari PO

Dosis Modifikasi
Pada insufisiensi hati: Pertimbangkan dimulai dengan 2,5 mg/hari PO
Gangguan hati berat: Titrasi perlahan

Pertimbangan Dosis
Diberikan dalam kombinasi dengan benazepril (Lotrel), atorvastatin (Caduet), olmesartan (Azor), telmisartan (Twynsta), dan valsartan (Exforge)

Dosis Amlodipine dan Indikasi untuk Anak

Bentuk Dosis dan Kekuatan
Hipertensi

  • Usia <6 tahun: Keamanan dan efektivitas tidak diketahui
  • Usia >6 tahun: 2,5-5 mg/hari PO

Efek Samping
Kejadian dengan frekuensi >10%

  • Edema (1,8-10,8%)
  • Edema paru (7-15%)

Kejadian dengan frekuensi 1-10%

  • Sakit kepala (7.3%)
  • Kelelahan (4,5%)
  • Palpitasi (0,7-4,5%)
  • Pusing (1,1-3,4%)
  • Mual (2.9%)
  • Flushing (0,7-2,6%)
  • Nyeri perut (1,6%)
  • Gangguan seksual laki-laki (1-2%)
  • Mengantuk (1%)
  • Pruritus (1-2%)
  • Ruam kulit (1-2%)
  • Kram otot (1-2%)
  • Kelemahan otot (1-2%)

Laporan setelah pemasaran obat
Gangguan ekstrapiramidal

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: kategori C.

Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: Secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B: Mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: Digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: Digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: Jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: Tidak ada informasi

Pada ibu menyusui: tidak diketahui apakah obat dapat keluar bersama ASI sehingga penggunaan tidak direkomendasikan. Penggunaan obat Amlodipine ini pada ibu menyusui masih perlu dilakukan studi lebih lanjut oleh para ahli kesehatan.