Obat Amikacin – Dosis, Indikasi, & Efek Samping

Obat Amikacin - Dokter Sehat

Anda pernah mendengar nama obat Amikacin? Ataukah Anda sedang mencari kegunaan atau manfaat dari obat Amikacin ini? Barangkali ada banyak di antara Anda yang bertanya-tanya Amikacin obat apa. Obat Amikacin adalah obat antibiotik yang bisa digunakan untuk mengobati beberapa jenis infeksi bakteri. Fungsi Amikacin cukup signifikan ketika digunakan untuk menangani infeksi bakteri. Obat Amikacin adalah antibiotik aminoglikosida yang tersedia dalam bentuk larutan injeksi.

Manfaat Amikacin – Fungsi Amikacin

Manfaat Amikacin memang sudah banyak diketahui di dunia kesehatan. Cara kerja obat Amikacin adalah dengan menghambat pertumbuhan bakteri, karena obat Amikacin ini bisa membuat bakteri gagal memproduksi protein untuk bertahan hidup dalam tubuh seseorang yang terinfeksi.

Sekarang, Anda tentulah mengetahui Amikacin obat apa. Jika Anda masih penasaran dengan obat Amikacin ini, berikut informasi lebih lengkap tentang dosis Amikacin, komposisi Amikacin, manfaat Amikacin, dan fungsi Amikacin yang telah dirangkumkan untuk Anda.

Nama: Amikacin
Nama Dagang: Amikin
Sediaan: Larutan injeksi 50 mg/ml dan 250 mg/ml
Kelas: Aminoglikosida

Amikacin adalah antibiotik yang digunakan untuk beberapa infeksi bakteri, seperti infeksi persendian, infeksi intraabdominal, meningitis, pneumonia, sepsis, dan infeksi saluran kemih. Meskipun manfaat Amikacin atau fungsi Amikacin cukup besar untuk menangani infeksi bakteri, tetap saja penggunaan obat ini harus diperhatikan sesuai dosis Amikacin yang dianjurkan.

Efek Samping Obat Amikacin

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang harus diwaspadai dalam penggunaan obat Amikacin kepada pasien yang menderita infeksi bakteri. Mengetahui efek samping yang terjadi akan membuat pengguna obat Amikacin dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal yang kurang menguntungkan selama penggunaan obat tersebut.

  • Obat Amikacin ini dapat menyebabkan serius masalah ginjal dan kerusakan saraf, mengakibatkan gangguan pendengaran permanen (termasuk tuli atau mengalami penurunan pendengaran) dan masalah keseimbangan. Risiko meningkat jika Anda lebih tua, sudah memiliki penyakit ginjal sebelumnya, atau jika Anda memiliki kehilangan massa cairan tubuh (dehidrasi). Risiko Anda juga meningkat jika Anda menerima dosis tinggi, atau dengan penggunaan obat ini lebih lama.
  • Katakan kepada dokter Anda segera jika Anda mendengarkan suara dering / menderu di telinga, gangguan pendengaran, pusing, atau penurunan jumlah urin yang tidak biasa.
  • Pemantauan cermat oleh dokter Anda akan mengurangi risiko efek samping ini. Pemantauan dapat mencakup pendengaran, ginjal, urine, dan tes darah untuk melalui kadar obat.
  • Hindari obat lain yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk efek samping yang serius jika diminum bersama dengan amikasin. Lihat juga bagian Interaksi Obat.

Dosis Amikacin & Indikasi Obat

Fungsi Amikacin memang sudah banyak diketahui dan diakui di dunia kesehatan. Manfaat Amikacin adalah dapat mencegah atau mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Amikacin merupakan kelas obat yang dikenal sebagai antibiotik aminoglikosida. Ia bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Biasanya diberikan pada kondisi infeksi saluran kemih, pneumonia (radang paru-paru), dan lain-lain.

Tentunya, dengan memerhatikan manfaat Amikacin ini, dokter bisa saja menyarankan pasien yang terkena infeksi bakteri untuk menggunakan obat selama masa pengobatan. Selain mengetahui fungsi Amikacin, berikut ini paparan lengkap tentang cara penggunaan obat Amikacin yang sesuai dengan standar medis. Mengetahui cara penggunaan obat Amikacin yang tepat tentu dapat menjadi acuan penggunaan obat penghambat infeksi bakteri ini.

Cara Penggunaan Obat

  • Karena Amikacin hanya tersedia dalam bentuk larutan injeksi, obat ini diberikan melalui suntikan ke dalam pembuluh darah atau otot seperti yang diarahkan oleh dokter. Hal ini biasanya diberikan setiap 8 jam atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Dosis didasarkan pada kondisi medis, berat badan, dan respon terhadap pengobatan. Tes laboratorium (seperti fungsi ginjal, kadar obat dalam darah) dapat dilakukan untuk membantu menemukan dosis terbaik untuk kondisi Anda.
  • Dosis umum: 15 mg/kg/hari terbagi setiap 8 – 12 jam melalui intravena (pembuluh darah vena) atau intramuskuler (otot)
  • Jika Anda menggunakan Amikacin ini untuk diri sendiri di rumah, mempelajari semua persiapan dan petunjuk penggunaan dari dokter atau perawat. Sebelum menggunakan, periksa produk ini secara visual untuk mencermati apakah ada partikel atau perubahan warna. Jika tidak ada partikel atau perubahan warna, gunakan obat dengan tidak menggunakan cairan. Pelajari cara untuk menyimpan dan membuang obat secara aman.
  • Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat yang konstan. Oleh karena itu, gunakan obat ini pada interval jarak yang merata. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada jam yang sama setiap hari.
  • Terus menggunakan obat ini sampai jumlah yang ditentukan selesai, bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh, yang dapat mengakibatkan kembalinya infeksi.
  • Beritahu dokter jika kondisi Anda tetap atau memburuk.

Jika Anda masih penasaran dengan pembahasan mengenai obat Amikacin yang lebih lengkap, silakan klik untuk membaca artikel selanjutnya.

Amikacin – Halaman Selanjutnya :   1   2   3