Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kita semua menginginkan pasangan yang sehat. Namun, ada kalanya karena masalah tertentu, pasangan jadi mengidap penyakit tertentu yang berbahaya seperti hepatitis C. Penyakit ini menyebabkan gangguan pada hati dan cukup berisiko menyebabkan kematian kalau tidak ditangani dengan segera.

Amankah Seks Dilakukan dengan Pasangan yang Mengidap Hepatitis C?

Nah, kalau pasangan sudah terlanjut mengidap hepatitis C, apakah masih bisa melakukan aktivitas seks? Adalah peluang terjadi penularan penyakit ini ke pasangan yang sehat dari aktivitas seks tanpa menggunakan pengaman?

Penularan hepatitis C

Sebelum membahas masalah seks yang dilakukan dengan penderita hepatitis C, ada baiknya kalau kita membahas dahulu peluang penularan penyakit. Hepatitis C akan menular dari tubuh ke tubuh melalui darah. Jadi, kalau hanya bersentuhan saja atau berciuman saja tidak akan menularkan hepatitis C.

Penularan selanjutnya bisa terjadi karena transfusi darah atau masuknya virus ke tubuh yang sedang terluka. Virus akan langsung masuk dan menginfeksi hati perlahan-lahan hingga akhirnya tanda-tandanya muncul.

Seks yang aman dengan penderita hepatitis C

Sebenarnya penyebaran hepatitis C melalui aktivitas seks sangat jarang terjadi dan tergolong langka. Saat seks, tidak ada aktivitas penyaluran virus dari tubuh ke tubuh melalui darah dan jaringan yang terluka.

Penularan bisa saja terjadi kalau di dalam vagina atau di sekitar penis terdapat luka. Luka inilah yang akan dijadikan lokasi masuk dari virus. Kalau Anda tidak bisa memastikan ada atau tidaknya luka di kemaluan, lebih baik menggunakan pengaman saja seperti kondom.

Selanjutnya pada wanita yang mengalami vagina kering, lebih disarankan menggunakan cairan pelicin. Kalau gesekan terjadi dengan cukup kuat di vagina, bisa saja terjadi luka dan penyebaran virus hepatitis C terjadi.

Semoga ulasan tentang penyebaran hepatitis C melalui seks di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi