Terbit: 23 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Madu banyak dipercaya khasiatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi madu sembarangan karena dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Amankah Minum Madu Saat Hamil?

Manfaat minum madu selama hamil

Madu mengandung banyak kandungan gula seperti fruktosa dan glukosa yang juga diperlukan tubuh. Dilansir dari Mom Junction, berikut ini manfaat minum madu selama kehamilan:
1. Meningkatkan kekebalan tubuh
2. Mengurangi insomnia
3. Meredakan batuk
4. Meredakan nyeri tenggorokan
5. Mengurangi alergi
6. Meningkatkan kesehatan kulit kepala
7. Meredakan bisul atau jerawat karena bakteri

Risiko minum madu saat hamil

Meskipun madu memilii banyak manfaat, namun sebaiknya ibu hamil perlu lebih teliti dalam memilih madu yang dikonsumsi. Salah memilih madu dapat berbahaya bagi kesehatan janin. Dikutip dari baby center, berikut ini beberapa risiko minum madu saat hamil:

1. Hindari madu yang tidak dipasterusiasi
Anda mungkin sering menemui madu mentah yang tidak dipasteurisasi. Madu yang tidak dipasteurisasi dapat menyebabkan listeriosis, yaitu kondisi keracunan pada ibu hamil yang dapat menyebabkan kelahiran prematur, infeksi pada bayi baru lahir dan keguguran.

2. Waspada madu dengan fruktosa tinggi
Bagi ibu hamil dengan diabates gestasional, madu masih boleh dikonsumsi, namun hindari madu dengan kadar fruktosa tinggi karena akan meningkatkan kadar gula darah. Para ahli menyarankan untuk tidak mengonsumsi madu lebih dari 25 gram per hari.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

3. Memicu kram
Terlalu banyak mengonsumsi madu dapat memicu sejumlah gangguan perut seperti kram, kembung, diare dan konstipasi. Madu membuat kondisi tubuh menjadi asam dan dapat memperlambat pencernaan.

Untuk memastikan aman atau tidaknya mengonsumsi madu saat hamil, Anda dapat berkonsultasi pada dokter kandungan terkait jenis dan takaran madu yang aman dikonsumsi, terutama jika Anda juga mengonsumsi obat-obatan lain selama kehamilan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi