Amankah Jika Kita Jarang Mencuci Celana Jeans yang Kita Pakai?

doktersehat-celana-jeans-bakteri

DokterSehat.Com– Celana jeans memang dibuat agar kita tidak perlu repot-repot untuk sering mencucinya. Hanya saja, banyak orang yang kemudian bertanya-tanya, apakah jarang mencuci celana jeans bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan? Berikut adalah pendapat pakar kesehatan.

CEO Levi Strauss, Chip Bergh, pernah berkata bahwa kita tidak perlu mencuci celana jeans, termasuk dengan memakai mesin cuci. Asalkan celana ini tidak berada dalam kondisi kotor, kita masih bisa terus memakainya selama mungkin. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa celana jeans bisa tidak dicuci hingga 6 bulan lamanya. Memang, meskipun tidak dicuci, celana jeans akan cenderung memiliki penampilan yang tidak begitu kotor dan tetap saja terlihat keren untuk dipakai, namun, menurut pakar kesehatan, kebiasaan jarang mencuci celana jeans bisa memberikan dampak lainnya.

Rachel McQueen yang berasal dari Alberta University, Kanada, menyebutkan bahwa tanpa kita sadari, saat kita memakai celana jeans, berbagai macam bakteri, keringat, hingga sel kulit mati akan semakin menumpuk pada bagian celana dalam ini. Memang, kebanyakan dari mikroorganisme ini tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun, jarang mencuci celana jeans tentu akan membuat celana ini memiliki bau yang tidak sedap, apalagi jika kita cenderung kerap berkeringat atau celana ini kerap dipakai di tempat yang kotor.

Pastikan untuk tetap rutin mencuci celana jeans, apalagi jika sudah terlihat mulai kotor dan berbau. Selain itu, jemurlah celana jeans di bawah sinar matahari agar berbagai bakteri bisa mati.

Rachel juga menyarankan kita untuk tidak terlalu sering memakai jeans yang terlalu ketat, khususnya bagi kaum hawa. Pemakaian jeans yang terlalu ketat bisa meningkatkan resiko keputihan mengingat tidak leluasanya sirkulasi udara di dalam celana yang bisa membuat organ vital terlalu lembab dan mengalami peningkatan suhu. Padahal, hal ini bisa menyebabkan bakteri dan jamur berkembang dengan pesat.