Terbit: 5 Februari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Presenter Allan Wangsa dikabarkan meninggal pada Selasa, 4 Februari 2020 silam. Allan meninggal di usia yang cukup muda, yakni 31 tahun. Penyebab kematiannya adalah kanker ginjal.

Allan Wangsa Meninggal karena Kanker Ginjal Stadium 4

Kanker Ginjal Jadi Penyebab Allan Wangsa Meninggal

Orang yang pertama kali mengabarkan kematian Allan adalah Fahmi Aditian, rekan kerja Allan yang merupakan mantan manajer dari Olga Syahputra. Kemarin, Fahmi mengungah kabar duka ini di Insta Story akun media sosial pribadinya.

Pria yang sempat menjadi juara dari acara Big Brother Indonesia ini diketahui meninggal karena sakit. Fahmi pun membenarkan bahwa Allan meninggal karena kanker ginjal stadium 4. Allan meninggal saat berada di RSCM pada pukul 21.30 WIB. Hanya saja, Allan tidak menjalani rawat inap di sana, namun dilarikan ke rumah sakit tersebut karena kondisinya semakin menurun.

“Pergi ke RSCM karena kondisinya terus menurun. Sayangnya saat sampai di sana meninggal,” terasang Fahmi.

Selain dikenal sebagai presenter dan pemenang acara Big Brother Indonesia, Allan juga dikenal sebagai seorang Youtuber. Allan juga pernah menjadi aktor saat membintangi film Tuyul.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Gejala Kanker Ginjal

Pakar kesehatan menyebut kanker ginjal sebagai salah satu kanker yang bisa menyebar dengan sangat cepat. Jika tak kunjung didiagnosis atau ditangani, dampaknya bisa sangat fatal atau menyebabkan kematian. Masalahnya adalah kanker ini tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas sebelum mencapai stadium lanjut.

Berikut adalah beberapa gejala dari kanker ginjal yang sebaiknya kita waspadai.

  1. Berubahnya Warna Air Seni

Gejala pertama yang paling terasa akibat kanker ginjal adalah perubahan warna air seni. Normalnya, air seni memiliki warna bening, namun pada penderita kanker ginjal, warnanya cenderung merah atau cokelat karena tercampur dengan darah.

  1. Mengalami Nyeri Punggung

Masalah pada ginjal biasanya memang menyebabkan gejala nyeri punggung. Hal ini juga terjadi pada pengidap kanker ginjal. Biasanya, hal ini terjadi akibat ukuran tumor yang sudah cukup besar sehingga menekan jaringan di sekitarnya. Hal ini bisa dicek dengan pemindaian MRI atau CT Scan.

  1. Penurunan Nafsu Makan dengan Drastis

Berat badan yang menurun drastis adalah gejala khas dari kanker, termasuk kanker ginjal. Jika hal ini juga disertai dengan sensasi nyeri punggung, penurunan nafsu makan dengan drastis, atau perubahan warna urine, sebaiknya penderitanya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

  1. Demam Tinggi

Demam tinggi bisa dipicu oleh kekurangan asupan nutrisi dan cairan akibat penurunan nafsu makan dengan drastis. Tubuh pun akan lebih rentan terkena infeksi yang berimbas pada reaksi sistem kekebalan tubuh. Hal inilah yang kemudian menyebabkan demam. Selain itu, tubuh juga biasanya akan terasa sangat lelah dan lemas meski tidak melakukan aktivitas yang berat.

  1. Berbagai Gejala Lainnya

Gejala lain dari kanker ginjal adalah masalah anemia, seringnya keringat muncul di malam hari, hipertensi, pembengkakan pada kaki, batuk berdarah, dan sesak napas.

Penyebab Kanker Ginjal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kanker ginjal. Berikut adalah penyebab-penyebab tersebut.

  • Obesitas atau berat badan berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker ginjal dengan signifikan.
  • Jika kita mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi, maka risiko untuk terkena kanker ginjal akan naik.
  • Risiko kanker ginjal akan meningkat jika kita memiliki riwyat keluarga dengan masalah kesehatan yang sama.
  • Kebiasaan merokok juga bisa membuat ginjal rusak sekaligus membuat risiko kanker ginjal naik .

 

Sumber

  1. Brazier, Yvette. 2019. What you need to know about kidney cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/164659.php. (Diakses pada 5 Februari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi