Kenali Gejala dan Penyebab Alergi ASI serta Solusinya

inilah-penyebab-dan-gejala-alergi-ASI-pada-bayi-doktersehat

DokterSehat.Com – Apakah ada kemungkinan alergi pada bayi? Ada ibu yang merasa bingung dan khawatir ketika melihat perubahan tubuh pada bayinya setelah mengonsumsi makanan bayi. Kebingungan itu semakin diperparah bila ternyata bayinya sedang menjalani ASI Eksklusif.

ASI Eksklusif tapi kok terlihat gejala alergi pada bayi?

Ada kemungkinan bayi Anda alergi ASI. Alergi ASI merupakan salah satu jenis alergi pada bayi. Bagi Anda yang memiliki bayi dengan alergi ASI, tidak perlu merasa cemas dan putus asa. Alergi ASI pada bayi bisa segera diatasi sehingga bayi Anda tetap bisa mengonsumsi makanan terbaik baginya.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengenal gejala alergi ASI untuk benar-benar memastikan apakan benar bahwa bayi Anda memiliki alergi ASI. Apabila ternyata benar, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab alergi ASI sehingga Anda bisa memahami upaya untuk mengatasinya.

Gejala alergi ASI

Jika Anda mencurigai bayi Anda alergi ASI, waspadailah gejala-gejala berikut ini:

  • Muntah
  • Sering meludah
  • Batuk
  • Ruam seperti eksim
  • Mata berair dan hidung tersumbat
  • Kesulitan bernapas dan bengkak di mulut
  • Ada lendir atau darah dalam tinja

Baca juga: Cara Membedakan Biang Keringat dan Alergi Pada Bayi

Penyebab alergi ASI dan solusinya

Apabila Anda telah memastikan bahwa bayi Anda benar alergi ASI,  Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebab alergi ASI bagi bayi Anda.

Berikut ini beberapa penyebab alergi ASI pada bayi:

1. Pola diet ibu

Penyebab utama alergi pada bayi yang disebabkan oleh ASI sering kali dikarenakan pola diet ibu. Tentu saja apa yang menjadi makanan ibu akan menjadi makanan bayinya. Bayi Anda memang tidak merasakan citarasa pedas atau asam dari makanan Anda tetapi bayi Anda akan mengonsumsi zat-zat gizi dari makanan Anda melalui ASI.

Asupan ibu yang sedang menyusui merupakan penyebab alergi ASI pada bayi manakala sang ibu mengongumsi makanan-makanan tertentu yang merupakan pemicu alergi pada bayi. Bayi Anda tidak alergi secara langsung pada ASI Anda melainkan pada apa yang terkandung di dalam ASI Anda.

Apabila bayi Anda mengalami alergi terhadap kandungan protein susu maka asupan berupa susu, keju, yogurt, es krim, mentega, dan produk susu merupakan penyebab alergi ASI. Ada juga kasus di mana bayi alergi terhadap protein lain yang ada di dalam telur dan ikan.

Solusi:

Apabila penyebab alergi ASI dikarenakan pola diet ibu makan solusinya adalah dengan menghindari jenis makanan yang mengandung zat-zat yang mengakibatkan alergi pada bayi Anda. Jadi Anda masih bisa terus menyusui bayi Anda sambil memperbaiki pola diet Anda.

Apabila ibu sudah menghindari jenis makanan tersebut makan dalam waktu dua sampai empat minggu, gejala alergi ASI pada bayi akan hilang. Bayi Anda pun sudah tidak alergi ASI lagi.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

2. Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa merupakan penyebab alergi pada bayi yang sering disalahartikan sebagai alergi ASI. Gula susu laktosa, seperti protein susu, juga bisa terkandung di dalam ASI melalui makanan ibu.

Sesungguhnya, bayi tidak dapat menghasilkan enzim laktase yang cukup untuk mencerna susu dengan benar. Namun, ada bayi yang memiliki masalah dengan produksi enzim laktase sehingga tidak bisa mencerna laktosa yang terkandung pada ASI ibu sehingga mengalami alergi ASI.

Solusi:

Alergi ASI pada bayi yang disebabkan oleh intoleransi laktosa biasanya bersifat sementara. Penyebab ini dikarenakan faktor metabolisme bayi yang belum optimal. Anda masih dapat terus menyusui sambil menunggu perkembangan produksi enzim laktasenya.

Anda tidak perlu menghentikan pemberian ASI untuk bayi Anda. Hal ini dikarenakan Intoleransi laktosa tidak akan menyebabkan respons autoimun dan tidak berbahaya. Kondisi ini akan membaik seiring berjalannya waktu.

3. Galaktosemia

Penyebab alergi ASI berikutnya adalah galaktosemia. Galaktosemia kerap kali dialami oleh beberapa bayi. Sebenarnya, gangguan galaktosemia bukanlah penyebab sejati dari bayi yang alergi ASI. Galaktosemia merupakan gangguan di mana bayi tidak dapat mentoleransi ASI ibunya sama sekali.

Pada kasus galaktosemia, hati bayi tidak dapat memecah galaktosa, gula susu lain yang juga merupakan komponen laktosa. Bayi dengan galaktosemia mengalami muntah, diare, gagal tumbuh dan sakit kuning dalam beberapa hari setelah lahir. Penyebab alergi ASI yang satu ini memang terbilang cukup serius.

Solusi:

Penyebab alergi ASI yang dikarenakan oleh galaktosemia memang termasuk serius. Hal ini dikarenakan bayi dengan galaktosemia tidak dapat mengonsumsi susu apapun termasuk ASI.

Jadi, ibu harus menghentikan pemberian ASI untuk sementara waktu. Solusinya bagi bayi dengan kasus galaktosemia agar ia tetap bertahan hidup adalah dengan memberikannya susu formula khusus yang bebas galaktosa.