Terbit: 20 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Meskipun pakar kesehatan sudah berkali-kali mengungkap dampak kurang sehat dari makan mie instan, dalam realitanya makanan ini sangat sulit untuk ditinggalkan. Rasanya memang sangat nikmat dan bisa membuat perut kenyang. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk sebisa mungkin menurunkan konsumsinya.

5 Alasan Mengapa Kita Sebaiknya Tak Lagi Makan Mie Instan

Alasan yang Membuat Kita Sebaiknya Tak Lagi Makan Mie Instan

Situs timesofindia menyebut ada lima hal yang bisa kita pertimbangkan agar tidak lagi sembarangan mengonsumsi mie instan dan sebaiknya mulai menghindarinya.

Berikut adalah alasan-alasan tersebut.

  1. Tinggi Kandungan MSG

Salah satu alasan mengapa mie instan memiliki rasa yang sanga nikmat adalah adanya kandungan monosodium glutamat (MSG) yang sangat tinggi. Sebagaimana kita ketahui, kandungan ini memang bisa membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat. Sayangnya, jika dikonsumsi dengan berlebihan, bisa menyebabkan dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan seperti berat badan naik, tekanan darah meningkat, hingga sakit kepala.

  1. Bisa Membuat Ketagihan

Rasa dari mie instan yang sangat nikmat memang bisa membuat ketagihan. Masalahnya adalah jika kita menuruti ketagihan ini dengan sering mengonsumsinya, akan menyebabkan dampak kesehatan yang jauh lebih buruk seperti meningkatnya risiko terkena obesitas dan hipertensi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

  1. Tidak Memiliki Nilai Gizi yang Cukup

Meskipun memiliki kandungan kalori yang tinggi dan bisa membuat kita merasa kenyang, dalam realitanya mie instan termasuk dalam makanan yang rendah nilai gizi. Kita tidak akan mendapatkan protein dan serat dengan cukup jika sering mengonsumsinya. Padahal, protein sangat dibutuhkan bagi kesehatan otot dan serat sangatlah dibutuhkan untuk menjaga fungsi pencernaan.

  1. Tinggi Kandungan Sodium

Sebagaimana MSG, sodium juga bisa membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat, tepatnya dalam membuatnya menjadi lebih gurih. Masalahnya adalah jika dikonsumsi dengan berlebihan akan menyebabkan tekanan darah naik dengan signifikan. Hal ini berarti, jika kita terlalu sering makan mie instan yang tinggi kandungan sodium, maka risiko untuk terkena hipertensi, stroke, penyakit jantung, atau gangguan ginjal akan meningkat.

  1. Memiliki Kandungan Tidak Sehat Lainnya

Meskipun masih menjadi perdebatan bagi banyak pakar kesehatan, ada yang menyebut mie instan memiliki kandungan logam yang kurang baik bagi kesehatan organ atau fungsi otak kita.

Dampak Makan Mie Instan Tiga Kali Seminggu

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh dr. Shin dari Amerika Serikat menghasilkan fakta bahwa hanya dengan mengonsumsi mie instan tiga kali saja dalam seminggu, maka risiko untuk terkena masalah kesehatan seperti sindrom metabolik, penyakit jantung, stroke, hingga diabetes akan meningkat.

“Tanpa disadari, banyak produk mie instan yang tinggi kandungan pengawet dan bahan kimia bisphenol A. Mie instan yang dibungkus dalam wadah sterofoam biasanya memiliki kandungan ini,” ungkap dr. Shin.

Dr. Shin juga menyebut salah satu negara yang warganya cenderung gemar mengonsumsi mie instan, yakni Korea Selatan, cenderung mengalami peningkatan kasus penyakit jantung dan obesitas dengan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Di Korea Selatan, angka konsumsi mie instan naik dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini juga diiringi dengan meningkatnya kasus berbagai penyakit berbahaya,” terangnya.

Adakah Batasan Aman Mengonsumsi Mie Instan?

Sebenarnya, hingga saat ini pakar kesehatan masih belum menemukan kata sepakat terkait dengan frekuensi konsumsi mie instan yang dianggap masih aman bagi kesehatan, namun pakar gizi Leona Victoria Djajadi menyarankan kita untuk mengonsumsinya maksimal empat kali sebulan atau sekali saja dalam seminggu.

Pastikan untuk menambahkan bahan-bahan sehat lainnya seperti sayuran, telur, atau suwiran daging ayam demi menambah nilai gizi dari mie instan yang akan kita konsumsi tersebut.

 

Sumber:

  1. 2019. Here’s why you should avoid having instant noodles. timesofindia.indiatimes.com/life-style/food-news/heres-why-you-should-avoid-having-instant-noodles/photostory/72084285.cms. (Diakses pada 20 November 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi