5 Alasan Pria Sering Jijik Saat Berhubungan Seks

doktersehat jijik saat seks

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum kalau pria adalah seseorang yang sangat antusias dengan seks. Bahkan, setelah menikah, pria adalah pihak yang sering meminta seks dan secara aktif menyetir aktivitas bercinta dengan pasangan. Sementara itu, wanita menjadi pihak yang cenderung pasif meski sesekali mereka bisa mengendalikan permainan.

Nah, walau pria dikenal sebagai pihak yang sangat aktif dalam seks, ada kalanya mereka merasa jijik atau malas untuk melakukannya. Pria juga memiliki perasaan malas sehingga seks gagal dilakukan atau dilakukan ala kadarnya saja asal mendapatkan klimaks dan segera selesai.

Berikut beberapa alasan yang membuat pria merasa jijik saat berhubungan seks. Semoga bisa dijadikan tambahan pengetahuan.

  1. Wanita sedang menstruasi

Saat sedang menstruasi beberapa pasangan memutuskan untuk tidak berhubungan badan meski orgasme bisa menurunkan rasa sakit pada wanita saat haid. Selain itu seks tidak dilakukan oleh pasangan karena gesekan yang terjadi vagina bisa membuat luka dan menyebabkan infeksi yang cukup parah.

Alasan lain mengapa seks tidak dilakukan adalah perasaan jijik. Pria merasa aneh kalau saat penetrasi akan muncul bercak merah pada penisnya. Selain itu, ada pria yang takut dengan darah dan sampai ingin muntah begitu melihat atau mencium baunya saja.

  1. Aroma tubuh yang tidak sedap

Aroma tubuh sangat memengaruhi kehidupan seks pada pria. Kalau aroma pasangan sangat harum atau aroma yang disukainya, seks bisa berjalan dengan lancar dan sangat menggairahkan. Namun, kalau aroma dari tubuh wanita tidak sedap seperti asam karena keringat pria akan merasa jijik.

Cara terbaik untuk mengatasi perasaan jijik baik pada pria atau wanita adalah dengan mandi sebelum seks dilakukan. Dengan mandi, berbagai kotoran yang menempel pada tubuh bisa dihindari dan diluruhkan dengan mudah. Aroma harum dari sabun juga membuat pria jadi lebih terpesona.

  1. Vagina mengeluarkan bau yang aneh

Anatomi vagina yang terbuka dengan lebar menyebabkan aneka infeksi mudah terjadi Bakteri dari luar bisa masuk dan menyebabkan masalah seperti keputihan patogen dan infeksi saluran kemih yang membuat wanita jadi sering merasakan gatal dan panas saat berkemih.

Aroma dari gangguan pada vagina cukup tidak sedap. Beberapa pria sering mengeluhkan aroma ini dengan meminta pasangannya untuk membersihkan vagina hingga wangi. Kalau aroma vagina jadi wangi atau minimal tidak ada baunya, pria tidak akan jijik saat bercinta.

  1. Berciuman pasca seks oral

Beberapa pria sangat sensitif dengan alat vitalnya sendiri. Bahkan mereka kadang jijik dengan cairan pelumas atau sperma yang dikeluarkan. Kondisi ini kadang membuat pria enggan berciuman dengan pasangannya yang baru saja memberikan seks oral.

Berciuman dengan mulut yang baru saja digunakan untuk memberikan seks oral membuat pria merasa jijik. Dia merasa seperti sedang memberikan seks oral pada dirinya sendiri sehingga mereka kerap meminta pasangan membersihkan mulutnya terlebih dahulu.

  1. Memberikan seks oral

Semua pria memiliki ketertarikan dengan vagina, tapi tidak semuanya mau memberikan seks oral pada pasangannya. Beberapa pria menganggap kalau memberikan seks oral pada pasangan membuat mereka harus merasakan cairan pelumas dan merasakan kulit dari vagina sehingga mereka jijik.

Meski ada pria yang jijik, beberapa pria justru suka memberikan seks oral pada pasangannya. Mereka tidak masalah jika harus memberikan seks oral yang intens karena bisa membuat pasangan merasakan nikmat.

Inilah beberapa alasan yang membuat pria kadang jijik saat berhubungan seks dengan pasangan. Pernahkah pasangan Anda melakukannya juga?