Gula adalah salah satu bahan makanan yang paling sering kita konsumsi. Tak hanya ditambahkan pada minuman seperti kopi atau teh, gula juga ditambahkan pada beberapa jenis masakan yang kita konsumsi. Bahkan, sebagian camilan yang kita konsumsi memiliki tambahan gula dalam jumlah yang cukup tinggi.

gula-konsumsi-doktersehat

Alasan Sebaiknya Menurunkan Asupan Gula

Meskipun bisa membuat rasa makanan dan minuman menjadi lebih nikmat, pakar kesehatan menyarankan kia untuk tidak mengonsumsi gula dengan berlebihan. Bahkan, akan jauh lebih baik jika kita menurunkan asupan gula harian.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kita sebaiknya menurunkan asupan gula.

  1. Bisa Membuat Kita Lebih Fokus

Dampak pertama yang akan kita dapatkan jika mau menurunkan gula adalah bisa menjadi lebih fokus dan berkonsentrasi. Memang, gula bisa menyediakan energi, namun jika dikonsumsi dengan berlebihan justru bisa membuat energi semakin menurun dan akhirnya membuat kita sulit untuk berpikir dengan jernih. Dampak ini dalam dunia medis disebut sebagai sugar crush.

Hal ini disebabkan oleh kadar gula darah yang naik dengan drastis yang akhirnya berimbas pada dilepasnya insulin dalam jumlah yang banyak demi menurunkannya. Hal ini akan berimbas pada menurunnya energi dengan drastis dan membuat otak tak lagi bisa berfungsi dengan maksimal.

  1. Menyediakan Energi

Sebagaimana diungkap sebelumnya, makanan tinggi gula bisa memberikan energi namun juga bisa membuat energi habis dengan cepat. Jika kita mulai membiasakan diri untuk menurunkan asupan gula, bisa jadi energi di dalam tubuh akan menjadi jauh lebih terjaga.

Selain itu, kita juga bisa mulai membiasakan diri untuk mengonsumsi gula alami seperti yang ada di dalam buah-buahan dibandingkan dengan pemanis buatan seperti yang bisa kita temukan di camiilan atau minuman-minuman manis. Hal ini bisa membantu menyediakan energi bagi tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

  1. Menyehatkan Usus

Konsumsi gula berlebihan ternyata bisa memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan pencernaan, khususnya usus. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kadar serat di dalam gula. Padahal, demi menjaga kondisinya tetap prima, usus membutuhkan asupan serat dengan cukup. Selain itu, serat juga bisa memastikan keseimbangan bakteri baik di dalam usus terjaga.

Berdasarkan penelitian yang diunggah hasilnya oleh Food Information Council Foundation, disebutkan bahwa konsumsi gula dengan berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena peradangan, perut kembung, dan sembelit. Dengan menurunkannya, maka kondisi pencernaan pun akan menjadi lebih baik.

  1. Tidak Mudah Lapar

Terlalu banyak mengonsumsi gula juga membuat kita menjadi lebih lapar. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak mendapatkan asupan serat dengan cukup. Padahal, serat sangatlah dibutuhkan tubuh untuk menjaga rasa kenyang bertahan dalam waktu yang lama.

Jika kita mudah lapar akan lebih mudah tertarik untuk ngemil makanan tidak sehat yang bisa memicu kenaikan berat badan. Risiko terkena obesitas, diabetes, dan masalah kesehatan kronis lainnya pun akan meningkat.

  1. Mengatasi Gangguan Tidur

Kurang tidur ternyata bisa dipengaruh oleh asupan gula yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh gula yang cenderung membutuhkan waktu lama untuk dicerna oleh tubuh. Jika kita terlalu sering mengonsumsinya, hal ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan perut kembung, kondisi yang bisa menggangu waktu tidur dengan signifikan.

  1. Menyehatkan Kulit

Terlalu banyak asupan gula bisa merusak kondisi kolagen di dalam kulit yang akhirnya memicu penuaan dini dan masalah jerawat. Karena alasan inilah sebaiknya kita menurunkan asupannya.

 

Sumber:

  1. Feiereisen, Sharon. 2019. 9 reasons why experts say to cut back on sugar, from boosting your productivity to saving you money. com/sugar-cut-back-diet-health-experts-2019-9. (Diakses pada 3 Oktober 2019).