Alasan Mengapa Tekstur Makanan Bayi Harus Sesuai Usianya

bayi-doktersehat
Photo Credit: flickr.com

DokterSehat.Com– Tahap pengenalan makanan pada bayi memang cukup menantang, tidak hanya jenis dan jumlah yang harus diperhatikan, namun tekstur makanan juga perlu diperhatikan agar asupan gizi dan tumbuh kembang bayi semakin optimal.

Selepas selesai masa ASI eksklusif, kita tentu tahu bahwa bayi mulai mengonsumsi MPASI yang dikenalkan teksturnya secara bertahap mulai dari makanan lunak atau saring, makanan lembik atau makanan yang ditumbuk kasar, makanan cincang hingga makanan keluarga.

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, tekstur makanan harus dikenalkan secara bertahap tentu untuk menyesuaikan kondisi fisik tubuh bayi. Beberapa hal yang menyebabkan makanan bayi harus dikenalkan secara bertahap, menurut First Step Nutrition Trust, adalah:

 

  • Mengenalkan tekstur baru yang sesuai usia

 

 

 

    1. Setelah selesai masa ASI eksklusif, bayi baru mengenal tekstur dari MPASI. Untuk itu pengenalan yang tepat akan mengajarkan secara bertahap pada bayi tekstur baru dalam mulutnya. Tekstur yang dikenalkan dengan tepat dan bertahap akan membuat bayi mudah menerima tahapan tekstur sesuai usianya.

 

  • Menyesuaikan kondisi fisik dan kemampuan menelan bayi

 

 

 

    1. Bayi yang berusia 7 bulan dengan bayi berusia 11 bulan tentu tidak sama kemampuan fisik dan menelannya. Tekstur yang tepat akan membantu bayi mudah menelan makanan dan merangsang agar bayi mulai belajar mengunyah untuk persiapan pengenalan tekstur makanan selanjutnya.

 

  • Menyesuaikan kebutuhan gizi yang semakin meningkat

 

 

 

    Makanan lunak kandungan gizinya tentu tidak sebanyak makanan padat, hal ini sangat dibutuhkan untuk bayi berusia 7 bulan dimana kebutuhan gizinya tidak sebanyak bayi berusia 13 bulan yang sudah mengonsumsi makanan padat. Tekstur makanan akan memengaruhi kepadatan kandungan gizi yang ada pada masing-masing tekstur maka dari itu pemberiannya harus sesuai usia dan peningkatan kebutuhan bayi.

Nah, kini kita sudah tahu mengapa tekstur makanan bayi penting untuk diberikan sesuai usianya. Jadi selain jenis dan jumlah makanan yang diberikan pada bayi, tekstur juga penting diperhatikan, ya.