5 Aktivitas Berbahaya pada Penis yang Harus Pria Hindari

doktersehat aktivitas berbahaya pada penis

DokterSehat.Com – Penis adalah salah satu organ yang sangat vital pada pria. Kalau penis mengalami gangguan, kesehatan seksual dan reproduksi pada pria akan menurun dengan signifikan. Kesempatan pria mendapatkan seks yang hebat atau mendapatkan keturunan akan menurun sehingga kehidupannya akan semakin sulit.

Kalau pria ingin mendapatkan kesehatan seksual dan reproduksi yang sempurna, mereka disarankan untuk tidak aneh-aneh dengan penisnya. Pria dilarang melakukan beberapa aktivitas berbahaya pada penisnya sehingga fungsinya bisa menurun atau malah memberikan rasa sakit yang sangat besar.

Berikut beberapa aktivitas berbahaya pada penis yang harus pria hindari dan tidak akan dilakukan lagi di kemudian hari.

  1. Pearling

Pearling adalah metode memasukkan benda kecil bulat entah itu berupa mutiara atau logam ke dalam penis. Masuknya benda kecil ini akan memberikan tekstur tidak merata pada batang penis sehingga beberapa pria mengaku mendapatkan kenikmatan seksual yang besar. Selain itu, mereka juga berhadap pasangan lebih menikmati seks yang dilakukan.

Metode pearling yang diklaim bisa memberikan kemampuan orgasme yang besar ternyata membuat pria berisiko alami infeksi. Proses memasukkan benda ke dalam penis berisiko alami infeksi parah sehingga penis mengalami inflamasi. Selain itu terkanan dari benda juga bisa merusak jaringan penis saat ereksi terjadi.

  1. Tato

Beberapa pria kerap menato penisnya dengan alasan estetika. Dengan memberi warna dan motif di sana pria berharap pasangan akan lebih terangsang dan menikmati seks yang dilakukan bersama. Tato dianggap membantu pria meningkatkan percaya dirinya dalam urusan ranjang.

Membuat tato pada penis sebenarnya sangat berisiko. Pertama pria akan merasakan sakit yang hebat pada penis saat jarum menusuk dan menempatkan tinta. Peluang infeksi dari luka yang diberikan oleh tinta juga bisa terjadi. Lebih lanjut, kemungkinan terjadi priapism juga sangat besar. Priapism adalah gangguan ereksi yang membuat penis tegang lebih lama, bahkan bisa lebih dari sejam.

  1. Pemutihan kulit

Beberapa pria terobsesi dengan pemutihan kulit di area kemaluannya. Pemutihan dianggap bisa memberikan mereka kepercayaan diri yang tinggi. Beberapa pria yang terobsesi memiliki penis dengan kulit lebih putih dan ujung merah melakukan apa pun untuk mewujudkan keinginannya.

Teknis pemutihan ini ternyata sangat berbahaya pada pria karena bisa menyebabkan luka cukup serius di penis. Infeksi dan pembengkakan bisa juga terjadi dan membuat pria susah mengalami ereksi dan seks yang dijalankan penuh dengan rasa sakit.

  1. Menggunakan krim penghilang rambut

Dibandingkan mencukur dengan gunting atau pisau cukur, menghilangkan rambut krim perontok jauh lebih berbahaya. Mencukur dengan pisau cukur mungkin bisa saja menyebabkan goresan dan inflamasi. Namun, metode ini tidak mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menyebabkan masalah besar.

Zat kimia berbahaya yang terkandung pada krim ini bisa menyebabkan iritasi pada penis. Selian itu, ada kemungkinan juga zat ini masuk ke dalam penis dan mengganggu produksi sperma.

  1. Memangku laptop

Bekerja dengan memangku laptop mungkin membuat beberapa orang merasa nyaman. Namun, kenaikan suhu di area selangkangan yang meningkat dengan pesat bisa membuat mereka mengalami gangguan yang cukup signifikan. Kesuburan dari pria bisa dipertaruhkan.

Suhu selangkangan yang naik beberapa derajat bisa membuat testis susah memproduksi sperma dengan maksimal. Kemungkinan pria susah mendapatkan momongan semakin besar. Oleh karena itu, lebih baik meletakkan laptop di atas meja saat bekerja.

Inilah beberapa aktivitas berbahaya yang tidak boleh pria lakukan pada penis. Aktivitas di atas berbahaya untuk kesehatan penis secara umum dan fungsinya secara menyeluruh.