3 Jenis Makanan Sehat yang Akan Rusak Akibat Salah Pengolahan

doktersehat-ubi-jalar
Source: flickr.com

DokterSehat.Com– Menerapkan pola makan sehat merupakan salah satu cara agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari ancaman berbagai penyakit. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk memilah dan memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat dan mengurangi konsumsi makanan yang memiliki kandungan bahan berbahayayang bisa mengancam kesehatan.

Ada banyak jenis makanan sehat yang bisa dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Namun, tak jarang banyak orang memilih untuk mengolahnya terlebih dahulu agar rasanya menjadi lebih nikmat. Seringkali akibat proses pengolahan tersebut, makanan sehat bisa berubah fungsi dan kualitasnya menjadi rusak. Hal ini dikarenakan proses pengolahan yang dilakukan adalah salah. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa pengolahan jenis makanan yang justru bisa merusak kualitas makanan tersebut.

1. Ubi Jalar

Apakah Anda termasuk orang yang gemar mengonsumsi umbi-umbian? Ubi jalar merupakan jenis umbi-umbian yang kaya akan vitamin A, sifat antioksidan, dan anti inflamasi sehingga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Biasanya, ubi jalar diolah dengan cara digoreng ataupun direbus. Akan tetapi, perlu Anda ketahui menggoreng ubi jalar bukanlah cara yang benar. Pasalnya, dengan menggoreng ubi jalar, kalori dan lemak pada ubi jalar akan semakin bertambah sehingga bisa merusak kualitasnya. Selain itu, kalori dan lamak yang cukup banyak tersebut bisa membuat Anda mengalami kenaikan berat badan. Sebaiknya, ubi jalar diolah dengan cara direbus saja.

2. Kacang Polong

Tubuh juga membutuhkan asupan kalori yang bisa Anda dapatkan di dalam daging ataupun kacang-kacangan, salah satunya adalah kacang polong. Kacang polong memiliki kandungan protein yang cukup banyak, serta rendah lemak. Akan tetapi, dalam pengemasan kacang polong sering menggunakan kaleng yang dilapisi dengan BPA. Padahal, BPA merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Paparan BPA bisa memicu risiko penyakit jantung, kanker, dan pubertas dini. Oleh sebab itu, sebelum merebus kacang polong yang dikemas dalam kaleng, ada baiknya jika Anda merendamnya dalam air bersih terlebih dahulu.

3. Buah Kering

Buah-buahan tidak hanya bisa dikonsumsi secara langsung saat masih segar saja, tapi juga bisa dikonsumsi setelah dikeringkan terlebih dahulu. Banyak orang yang mengeringkan buah-buahan dengan ditambahi pemanis atau gula karena takut manisnya berkurang. Padahal, cara tersebut salah dan bisa merusak nutrisi di dalam buah itu sendiri. Buah kering masih memiliki rasa yang cukup nikmat serta nutrisi di dalamnya tidak akan berubah.