Benarkah Air Putih Bisa Turunkan Asam Urat?

Doktersehat-air-es

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan biasanya menyarankan penderita asam urat untuk memperbanyak asupan air putih demi menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Hal ini disebut-sebut bisa membantu menurunkan risiko terkena serangan asam urat. Sebenarnya, apakah memang banyak minum air putih bisa memberikan manfaat kesehatan ini?

Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Kesehatan Umitra Lampung pun melakukan penelitian mengenai hal ini di Desa Sukasari, Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara. Menurut salah satu mahasiswa keperawatan yang terlibat bernama Encep Irawan, penelitian ini berhasil membuktikan bahwa terapi air putih memang bisa dijadikan alternatif yang efektif untuk mengatasi masalah asam urat.

Berdasarka data dari Pusat Data Statistik Indonesia pada 2012 lalu, lebih dari 7,5 juta lansia di Tanah Air menderita penyakit asam urat. Sementara itu, jumlah pasien asam urat pada lansia di Provinsi Lampung pada 2014 mencapai 23.352 kasus. Di Desa Sukasari tempat penelitian berlangsung, terdapat 15 warga yang terkena asam urat dengan 12 diantaranya sering mengalami serangannya.

Setelah para partisipan menjalani terapi air putih, dihasilkan fakta bahwa kadar asam urat pada para lansia ini menurun dengan signifikan dari 7,69 mg/dL menjadi 6,46 mg/dL. Dengan kadar asam urat yang terus menurun di dalam tubuh diharapkan risiko terkena serangan asam urat pun semakin menurun sehingga penderitanya ini tidak akan mudah menderita akibat mengalami pembengkakan, nyeri, sensasi kaku, kemerahan, dan sensasi panas di persendian tubuhnya.

“Hasil penelitian dengan terapi air putih ini bisa dijadikan masukan bagi para petugas kesehatan yang ada di Puskesmas di wilayah Kecamatan Tanjung Raja. Terapi ini bisa dijadikan tindakan preventif untuk mencegah datangnya serangan asam urat sekaligus menurunkan frekuensi serangannya,” ungkap Encep.

Hanya saja, selain memperbanyak asupan air putih, penderita asam urat juga harus memastikan diri mengubah gaya hidup menjadi jauh lebih sehat. Sebagai contoh, mereka tak boleh lagi mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan purin seperti jeroan dan makanan laut. Selain itu, mereka juga tidak lagi boleh mengonsumsi minuman beralkohol yang bisa memperparah kondisi asam urat.