Agar Tidak Terkena Diabetes dan Obesitas, Ketahui Batasan Konsumsi Gula dan Garam Ini

doktersehat-garam-dapur-yodium-gizi

DokterSehat.Com– Kebanyakan makanan dengan rasa yang enak cenderung memiliki kandungan gula, garam, serta lemak yang tinggi. Yang menjadi masalah adalah, konsumsi ketiga bahan makanan ini dengan berlebihan bisa memicu beberapa masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes.

Perwakilan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) bernama Alessandro Demaio menyebutkan bahwa masalah kesehatan seperti stunting atau obesitas cenderung semakin meningkat di seluruh dunia. Sayangnya, dalam 10 tahun terakhir, kasus obesitas di Indonesia cenderung meningkat dengan signifikan. Sebaliknya, kasus gizi buruk juga masih cenderung mudah ditemukan di berbagai tempat.

Berbagai masalah kesehatan ini disebabkan oleh kecenderungan masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan gula, garam, dan lemak. Gula contohnya, meskipun memang bisa memberikan sumber energi bagi tubuh, jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa memicu obesitas atau bahkan diabetes tipe 2. Sementara itu, garam dibutuhkan untuk mengendalikan kadar air dalam tubuh. Jika dikonsumsi dengan berlebihan, maka resiko terkena hipertensi hingga stroke juga meningkat. Untuk lemak, meskipun bisa berfungsi sebagai cadangan energi, konsumsi lemak dengan berlebihan juga bisa memicu masalah kolesterol.

Demaio menyarankan masyarakat untuk menerapkan empat hal yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh seperti pola makan yang sehat, cara mengolah makanan yang tepat, kemudahan mendapatkan makanan yang sehat, dan memberikan pajak tinggi bagi minuman dengan kadar gula yang tinggi.

Yang menjadi masalah adalah, hal tersebut cenderung sulit diterapkan di Indonesia. Sebagai contoh, kita cenderung masih sering membeli es teh manis berharga murah di warung-warung yang memiliki kandungan gula sangat tinggi. Padahal, menurut Kementerian Kesehatan, asupan gula harian maksimal bagi orang dewasa tidak boleh lebih dari 50 gram atau sekitar 4 sendok makan. Sementara itu, asupan garam harian maksimal tidak boleh melebihi 5 gram atau sekitar 1 sendok teh dan untuk lemak sebaiknya tidak melebihi 67 gram atau 5 sendok makan minyak.