Cara Mudah Memprediksi Jenis Kelamin Bayi

Doktersehat-prediksi-jenis-kelamin-bayi

DokterSehat.Com – Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan pada ibu hamil adalah  jenis kelamin bayi. Tentu pertanyaan itu belum bisa dijawab ibu hamil jika usia kandungannya belum berusia 16-28 minggu.

Spekulasi biasanya mulai bermunculan untuk menebak jenis kelamin bayi, mulai dari beberapa kebiasaan hingga makanan-makanan yang dikonsumsi baik pria dan wanita.

Tentu, cara terbaik untuk memastikan jenis kelamin janin adalah dengan melakukan  ultrasonography (USG), tes amniosentesis, pemeriksaan vili korionik (bagian dari jaringan plasenta di mana terdapat DNA bayi), hingga tes DNA darah ibu.

baca juga: Ketika Jenis Kelamin Bayi Tidak Sesuai Harapan

Sepeti dilansir dari Mom Junction, berikut adalah beberapa cara prediksi jenis kelamin bayi, antara lain:

1. Uji campuran antara drano dengan urine

Campur dua sendok makan drano (cairam pembasmi kuman) dengan urine pagi di toples kaca. Perhatikan reaksi kimia yang berasap. Jika campuran berubah menjadi cokelat, itu tandanya anak laki-laki. Jika campurannya tidak berubah, itu tandanya perempuan.

Kadang-kadang, campuran itu bisa menjadi kuning atau biru karena campuran urine dan bahan kimia berbahaya. Disarankan agar wanita hamil menghindari reaksi kimia ini.

bawang-putih-doktersehat
Photo Credit: flickr.com

2. Uji bawang putih

Makanlah bawang putih. Jika kulit Anda bau untuk waktu yang lama, Anda akan memiliki anak laki-laki. Jika Anda tidak mengeluarkan bau sama sekali beberapa hari kemudian, maka Anda akan memiliki seorang bayi perempuan. Meski begitu, tidak ada data ilmiah yang membuktikan cara ini.

baking-soda-doktersehat
Photo Credit: leaf.tv

3. Uji baking soda

Ambil urine dalam cangkir transparan, kemudian cambur dengan dua sendok makan baking soda. Jika campuran itu mendesis seperti soda, Anda akan memiliki anak laki-laki. Jika tidak berdesis, itu berarti Anda akan memiliki seorang bayi perempuan.

kubis-merah-doktersehat
Photo Credit: flickr.com/Greg Adams

4. Uji kubis merah

Kubis merah iris kecil dan masukkan ke dalam mangkuk. Tuangkan air mendidih ke dalam mangkuk berisi potongan kubis merah hingga merendam kubis. Biarkan selama 10 menit.

Tuangkan airnya kedalam gelas transparan. Kemudian tambahkan beberapa tetes urine. Jika warnanya berubah menjadi ungu, Anda akan memiliki anak laki-laki. Jika berubah menjadi pink, Anda akan memiliki bayi perempuan.

test-ring-doktersehat
Photo Credit: Mom Junction

5. Uji cincin

Yang satu ini telah dipopulerkan oleh gadis-gadis muda yang mendapatkan tips dari nenek mereka. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengikatkan tali pada cincin. Gantungkan cincin di atas perut dengan meminta seorang teman atau dipegang sendiri. Jika cincin bergerak kedua arah seperti bandul, itu anak laki-laki.

Jika cincin berputar-putar cecara melingkar, itu adalah bayi dengan jenis kelamin perempuan. Meski begitu, cara ini tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

 

doktersehat-flek-hitam-wajah-sinar-UV-jerawat-komedo

6. Uji jerawat

Jika Anda mengandung bayi perempuan, maka bayi ‘mencuri’ semua kecantikan Anda. Itulah sebabnya beberapa wanita hamil menjadi lebih kusam, memiliki kulit bopeng, atau berjerawat saat hamil. Jika kulit Anda tetap halus, maka Anda akan memiliki anak laki-laki. Meski begitu, cara ini tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

7. Kalender China

Kalender China melihat usia saat Anda hamil dan bulan Anda hamil dan menghitungnya sesuai dengan kalender mereka. Hasilnya biasanya 90 persen akurat. Cobalah menggunakan tabel jenis kelamin bayi ini:

tabel-china-doktersehat
Photo Credit: Mom Junction

baca juga: Benarkah Pola Makan Ibu Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

8 Morning sickness parah

Sebuah studi mengungkapkan, bahwa wanita yang mengalami morning sickness parah atau hiperemesis gravidarum cenderung melahirkan anak perempuan. Hal tersebut lantaran kadar hormon kehamilan yang memicu morning sickness cenderung lebih tinggi pada ibu yang sedang hamil bayi perempuan.

Kendati demikian, ini tidak bisa dijadikan acuan penentu jenis kelamin janin yang akurat, karena seorang perempuan yang hamil bayi laki-laki pun juga bisa mengalami morning sickness yang parah.

Pada usia kehamilan 4 atau 5 minggu, dokter baru dapat mendeteksi jenis kelamin bayi dalam kandungan dengan beberapa tes prenatal seperti USG dan tes lainnya. Selain itu, posisi bayi saat pemeriksaan USG adalah aspek terpenting dalam mendeteksi jenis kelamin bayi.