8 Tanaman Dalam Ruangan untuk Menjaga Kesehatan Anda

Doktersehat-tanaman-dalam-ruangan-untuk-kesehatan

DokterSehat.Com – Mempunyai tubuh sehat adalah keinginan setiap orang. Berbagai macam cara dilakukan, mulai dari mengubah pola makan, gaya hidup hingga konsumsi suplemen-suplemen tertentu. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tanaman juga turut membantu menjaga kesehatan tubuh?

Berikut ini adalah tanaman dalam ruangan untuk kesehatan yang bisa Anda coba gunakan, di antaranya:

1. Lidah buaya

doktersehat-lidah-buaya

Lidah buaya sering dianggap sebagai penanda udara yang sudah tidak sehat dan dikenal sebagai ahli pembersih udara. Bahkan Satu pot lidah buaya kurang lebih sama dengan sembilan pembersih udara biologis. Lidah buaya menyerap formaldehida monoksida, karbon dioksida, dan karbon monoksida. Pada saat dilingkungan kita memiliki jumlah racun di udara telah melebihi jumlah yang sehat maka daun pada tanaman Aloe terlihat berbintik hitam seakan ingin memberi sinyal untuk pertolongan.

baca juga: Ragam Tanaman yang Ampuh Kembalikan Kesehatan Kulit Akibat Paparan Sinar Matahari

2. Ivy/Sirih belanda

sirih belanda
Photo Credit: Dinesh Valke

Ivy atau dikenal dengan sirih belanda adalah tanaman dalam ruangan paling efektif dalam menyerap formaldehida. Ukuran Ivy per meter persegi dapat menyerap hingga 1,49 gram formaldehida. Selain itu, tanaman hias yang bagus untuk kesehatan ini juga menyerap zat-zat berbahaya seperti benzena. Dalam 24 jam, ivy dapat menyerap 90% dari benzena dalam ruangan. Benzena dihasilkan dari sisa pembakaran dan digunakan dalam pembuatan plastik yang beracun bagi tubuh.

3. Kaktus

doktersehat-kaktus-opuntia
Photo credit: Sergio Niebla

Siapa yang tidak kenal dengan tanaman kaktus yang sangat mudah perawatannya. Tapi tahukah Anda ternyata kaktus sangat besar potensinya dalam menghilangkan bakteri. Dalam kasus pencemaran, kaktus juga besar untuk mengurangi radiasi. Tanaman dalam ruangan untuk kesehatan ini adalah tanaman terbaik dalam memfilter udara dan mengatasi radiasi. Kaktus juga baik sebagai penyerap karbon dioksida di malam hari untuk melepaskan oksigen sehingga adanya kaktus di dalam ruangan sangat membantu dalam tidur dan menambah kuantitas oksigen di kamar.

4. Pachira

pachira
Photo Credit: Wikimedia Commons

Ini adalah tanaman sahabat keluarga perokok. Pachira adalah penyerap asap yang baik. Kalau Anda tidak dapat menghindari perokok di rumah, maka waktunya Anda memiliki tanaman ini di pekarangan untuk membantu menyerap asap, karbon dioksida, monoksida, dan melepaskan oksigen.

5. Chlorophytum/ Lili paris

Chlorophytum lili paris
Photo Credit: Forest and Kim Starr

Chlorophytum adalah tanaman yang dapat melakukan fotosintesis di bawah cahaya lemah dan menyerap udara berbahaya. Bahkan menurut penelitian satu pot Chlorophytum di kamar seluas 200 kaki persegi cukup untuk digunakan sebagai filter udara untuk menyerap karsinogen (formalin dan stirena) dan melepaskan oksigen. Selain itu, tanaman dalam ruangan untuk kesehatan ini juga dapat mengurai benzena dan nikotin dalam tembakau juga.

6. Suplir Adiantum

Suplir Adiantum
Photo Credit: flickr/ life-is-color

Tanaman dalam ruangan untuk kesehatan ini adalah tanaman yang wajib dimiliki para pekerja kantoran. Adiantum mampu menyerap radiasi dan menyerap Xylene dan Toluene yang dihasilkan oleh monitor dan printer. Adiantum menyerap 20 mikrogram per jam formaldehyde dan dianggap salah satu tanaman sebagai pembersih alami yang paling efektif. Apabila rumah Anda baru di cat dan ada perokok maka Anda harus mempertimbangkan Adiantum sebagai dokter tanaman Anda.

baca juga: Walau Sering Diabaikan, 4 Tanaman Liar ini Bisa Menyembuhkan Penyakit

7. Monstera

Monstera
Photo Credit: flickr/ Ray

Monstera membantu menaikkan kualitas udara di malam hari dengan menyerap CO2 dan melepaskan oksigen. Selain itu, tanaman sehat ini juga mampu menyerap formaldehida dengan baik.

8. Sansievera/Lidah mertua

lidah mertua
Photo Credit: flickr/ el cajon

Sekalipun nama tanaman ini sering mengundang senyum, tetapi tanaman sehat ini merupakan salah satu tumbuhan yang mampu memfilter udara dengan menyerap racun (polutan) berbahaya. Meski begitu, terdapat sebuah penelitan yang mengungkapkan bahaya lidah mertua yaitu mengeluarkan uap volatile organic compounds (VOC) yang berbahaya bagi kesehatan.