Delima adalah salah satu buah kaya antioksidan yang telah lama digunakan sebagai pengobatan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat buah delima memiliki beberapa efek positif bagi tubuh karena kemampuannya untuk menurunkan risiko berbagai penyakit. Simak berbagai manfaat buah delima yang berguna bagi kesehatan selengkapnya di bawah ini.

manfaat-buah-delima-doktersehat

Manfaat Buah Delima

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat buah delima merah atau manfaat buah delima putih, perlu diketahui bahwa buah yang memiliki nama latin Punica granatum ini dikelompokkan sebagai buah beri. Kandungan yang  terdapat di buah ini adalah serat, protein, vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium. Berbagai kandungan tersebut dipercaya mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Berikut ini adalah manfaat buah delima yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Mengatasi Peradangan

Manfaat buah delima yang pertama adalah kemampuannya untuk mengatasi peradangan. Efek antiinflamasi yang mengesankan dari buah ini dipercaya dapat mengatasi peradangan kronis yang menyebabkan penyakit serius seperti jantung, kanker payudara hingga kanker usus besar. Sifat antiinflamasi yang kuat dari buah ini sebagian besar dimediasi oleh sifat antioksidan dari punicalagins.

2. Menghambat Pertumbuhan Kanker Prostat

Kanker prostat adalah jenis kanker yang umum terjadi pada pria. Sebuah studi mengungkapkan, ekstrak delima dapat memperlambat reproduksi sel kanker dan menginduksi apoptosis atau kematian sel yang ada di dalam sel kanker.

Kadar prostate-specific antigen (PSA) adalah penanda darah untuk kanker prostat. Pria yang kadar PSA-nya tinggi dalam waktu singkat berisiko tinggi meninggal akibat kanker prostat.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minum 237 ml jus delima per hari meningkatkan waktu penggandaan PSA dari 15 bulan menjadi 54 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa manfaat buah delima berguna menghambat pertumbuhan kanker dan menurunkan risiko kematian.

3. Melawan Sel Kanker Payudara

Selain kanker prostat, manfaat buah delima juga bermanfaat untuk mengatasi kanker payudara. Ekstrak delima dapat menghambat reproduksi sel kanker payudara, bahkan membunuh beberapa di antaranya. Meski begitu, klaim terhadap hal ini sangat terbatas, sehingga dibutuhkan lebih banyak penelitian lanjutan.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu pendorong utama serangan jantung dan stroke. Sebuah studi mengungkapkan, penderita hipertensi mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan setelah mengonsumsi  150 ml jus delima setiap hari selama dua minggu.

5. Mengatasi Artritis dan Nyeri Sendi

Mengingat bahwa di dalam buah delima terdapat senyawa yang memiliki efek antiinflamasi, masuk akal bahwa buah ini dapat membantu mengobati radang sendi. Sebuah studi menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat memblokir enzim yang diketahui merusak sendi pada orang dengan osteoartritis. Meski begitu, klaim dari penelitian ini belum dibuktikan pada manusia, sehingga penelitian lanjutan pada manusia diperlukan.

Baca Juga: 15 Buah yang Bagus untuk Ibu Menyusui & Pantangannya!

6. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Punicic acid adalah senyawa yang terkandung di dalam buah delima yang membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung. Sebuah studi pada sejumlah partisipan yang memiliki kadar trigliserida tinggi menunjukkan bahwa konsumsi 800 mg minyak biji delima per hari, secara signifikan menurunkan kolesterol dan meningkatkan rasio kolesterol baik.

7. Mengatasi Disfungsi Ereksi

Kerusakan oksidatif dapat mengganggu aliran darah di semua area tubuh, termasuk jaringan ereksi. Manfaat buah delima telah terbukti membantu meningkatkan aliran darah dan respons ereksi pada kelinci.

Sementara dalam sebuah penelitian pada pria dengan disfungsi ereksi, delima tampaknya memiliki beberapa manfaat, tetapi secara statistik hasilnya tidak signifikan. Meski begitu, klaim terhadap hal ini dibutuhkan penelitian lanjutan.

8. Mengatasi Infeksi Bakteri dan Jamur

Senyawa yang ada di dalam buah delima dapat membantu melawan mikroorganisme berbahaya. Sebagai contoh, manfaat buah delima merah telah terbukti memerangi beberapa jenis bakteri serta ragi Candida albicans.

Efek antibakteri dan antijamur di dalam buah delima juga dapat melindungi tubuh dari infeksi dan peradangan di mulut seperti gingivitis, periodontitis dan denture stomatitis.

9. Meningkatkan Memori

Salah satu manfaat buah delima yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk meningkatkan memori. Sebuah studi mengungkapkan, ekstrak delima mencegah defisit memori setelah operasi. Studi lain mengatakan, konsumsi 237 ml jus delima per hari secara signifikan meningkatkan penanda memori verbal dan visual.

10. Meningkatkan Performa Berolahraga

Buah delima kaya akan nitrat yang telah terbukti meningkatkan kinerja olahraga. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi satu gram ekstrak delima 30 menit sebelum berolahraga secara signifikan meningkatkan aliran darah, menunda timbulnya kelelahan dan meningkatkan efisiensi latihan. Meski begitu, klaim terhadap hal ini diperlukan lebih banyak penelitian lanjutan.

11. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Bagi Anda yang memiliki penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan penyakit radang usus, sepertinya Anda harus mendapatkan manfaat buah delima merah. Meski terdapat penelitian yang bertentangan mengenai apakah buah delima membantu atau memperburuk diare, sebagian dokter menyarankan untuk menghindarinya sampai gejala mereda.

Baca Juga: 10 Buah untuk Diabetes Wajib Anda Konsumsi!

12. Meningkatkan Kesuburan

Konsentrasi antioksidan yang tinggi dan kemampuan untuk mengurangi stres oksidatif menjadikan buah delima sebagai buah yang bermanfaat untuk mengatasi kesuburan. Stres oksidatif telah terbukti menyebabkan disfungsi sperma dan menurunkan kesuburan pada wanita.

Manfaat buah delima lainnya adalah dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, salah satu hormon utama di balik dorongan seksual.

13. Mengobati Diabetes

Di beberapa wilayah, buah delima sering digunakan sebagai obat untuk diabetes. Sementara itu, manfaat buah delima untuk diabetes—yaitu mengurangi resistensi insulin dan menurunkan gula darah belum diketahui dengan pasti.

14. Menjaga Kekuatan Tulang

Sebuah penelitian mengungkapkan, buah delima dapat mencegah pengeroposan tulang. Meski terbukti membuat tulang lebih kuat, penelitian tersebut baru dilakukan pada hewan dan belum direplikasi dalam uji coba pada manusia.

15. Merilekskan Otot

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah delima dapat membantu meringankan kelemahan dan nyeri otot di bagian tubuh tertentu seperti otot fleksor siku.

Pada akhirnya, meski buah delima memiliki banyak manfaat untuk tubuh, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi buah ini dalam rangka mengatasi berbagai penyakit seperti di atas.

 

 

Sumber:

  1. Leech, Joe, MS. 2018. 12 Health Benefits of Pomegranate. https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate. (Diakses pada 15 Januari 2020).
  2. Ferreira, Mandy. 2019. Fifteen health benefits of pomegranate juice. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318385.php#Benefits-of-pomegranate.
  3. 5 Health Benefits of Pomegranate. https://www.health.com/food/health-benefits-of-pomegranate. (Diakses pada 15 Januari 2020).
  4. Shubrook, Nicola. The health benefits of pomegranate. https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/health-benefits-pomegranate. (Diakses pada 15 Januari 2020).