7 Efek Samping Penggunaan Pil KB pada Wanita

doktersehat-obat-a-z-ponstan-asam-mefenamat-Levofloxacin-suplemen-hamil-kehamilan-hiv-truvada-melatonin-susah-tidur

DokterSehat.Com – Untuk mengendalikan kehamilan, pasangan akan memilih alat kontrasepsi yang tepat. Dokter atau bidan akan memberikan pilihan apakah pasangan akan menggunakan KB jenis IUD, suntikan, pil, atau menggunakan kondom kalau wanita tidak ingin mendapatkan efek samping dari penggunaan kontrasepsi hormonal.

Kontrasepsi seperti pil KB ternyata memberikan banyak efek samping pada wanita. Kalau Anda ingin memutuskan menggunakan pil KB, coba ketahui efeknya untuk tubuh di bawah ini sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Pendarahan yang banyak saat menstruasi
Selama tiga bulan saat menggunakan pil KB, tubuh wanita akan mengalami perubahan pada hormon. Keadaan ini akan menyebabkan gangguan pada area sekitar rahim khususnya area endometrium karena peluruhan saat menstruasi berjalan cukup banyak sehingga darah yang keluar pun lebih banyak.

Sering pusing
Tiga bulan masa adaptasi setelah menggunakan pil KB akan membuat wanita kerap pusing dan akhirnya ingin muntah. Cara terbaik untuk mengurangi dampak ini adalah mengonsumsi pil dengan makanan atau sebelum tidur.

Payudara membesar dan agak empuk
Payudara wanita yang menggunakan pil KB akan lebih besar dan empuk. Keadaan ini membuat payudara kadang sakit saat dipegang .

Sakit kepala dan migrain
Hormon yang ada pada pil KB membuat wanita kerap alami sakit kepala dan migrain yang menyiksa. Gangguan ini biasanya hanya sementara dan hilang seiring dengan berjalannya waktu.

Berat badan naik
Pil KB akan membuat wanita alami kenaikan berat badan hingga alami obesitas kalau gaya hidup yang dilakukan tidak sehat dan jarang berolahraga.

Perubahan mood
Wanita kerap alami perubahan mood seperti mudah sekali marah hingga alami depresi karena pengaruh hormon dalam pil KB

Menurunnya libido
Pil KB membuat wanita mengalami penurunan libido sehingga kerap tidak mood untuk berhubungan badan dengan suaminya.