6 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Gusi

doktersehat-buah-kiwi-baik-untuk-asma

DokterSehat.Com– Dibadingkan dengan gigi, gusi adalah bagian yang seringkali luput dari perhatian banyak orang. Padahal gusi yang bermasalah dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan gangguan mulut yang tidak ringan.

Gusi adalah rumah bagi gigi, dengan gusi yang sehat maka kesehatan gigi akan terjaga dengan baik. Penyakit gusi bermula dari plak yang merupakan kumpulan dari sisa makanan. Bila tidak dibersihkan, plak dapat menyebabkan gingivitis (peradangan gusi).

Gejalanya dapat dikenali saat adanya pembengkakan atau berdarah saat menyikat gigi. Jika gingivitis tidak segera ditangani, hal ini bisa menyebabkan periodontitis (infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi) di mana hal bisa menjalar ke tulang dan jaringan pendukung gigi.

Kondisi ini perlu segera diobati karena dapat menyebabkan gigi tanggal. Biasanya, periodontitis banyak diderita pada usia remaja. Sementara itu, menurut American Dental Association (ADA), tanda-tanda bahwa Anda mungkin menderita penyakit gusi antara lain: gusi mudah berdarah, rasa tidak nyaman yang berlangsung lama, gusi bengkak, dan memiliki tekstur yang empuk.

Pada dasarnya, gusi yang sehat tidak akan berdarah karena gosok gigi atau jika tersentuh. Berwarna merah muda, kencang, dan dapat menahan gigi dengan kuat adalah ciri-ciri utama gusi yang ideal.

Pola Makan yang Sehat

Selain aktivitas menyikat gigi yang dapat menjaga kondisi gusi tetap sehat, terdapat beberapa makanan dan minuman yang dipercaya dapat menjaga kesehatan gusi, diantaranya:

1. Stroberi dan kiwi
Vitamin C sangat penting untuk menjaga kesehatan jaringan gusi. Vitamin C mampu meningkatkan produksi kolagen. Tanpa kolagen, gusi akan rentan terhadap infeksi. Kiwi dan stroberi adalah buah yang memiliki konsentrasi vitamin C yang tinggi. Untuk diketahui, saat Anda minum kopi atau anggur, gusi dapat mengalami perubahan warna. Nah, kedua buah ini dipercaya mampu mengembalikan warna gusi.

2. Teh
Teh hijau dan teh hitam mengandung zat bernama polifenol. Polifenol merupakan antioksidan tinggi yang dapat memperlambat berkembangnya bakteri penyebab karies gigi dan penyakit gusi. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, polifenol memiliki antioksidan sepuluh kali lebih tinggi dibanding vitamin C.
Manfaat lain dari polifenol, khususnya pada teh hitam, adalah dapat menekan laju pertumbuhan bakteri penghasil komponen penyebab bau mulut. Dengan begitu, mulut pun dapat terbebas dari bau tak sedap.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber protein nabati yang baik bagi tubuh. Kandungan yang terdapat di dalamnya adalah fosfor, magnesium, potasium, seng dan kalsium. Dari semua kandungan itu, kalsium adalah zat yang paling penting, terutama untuk menjaga tulang dan gigi tetap kuat. Selain itu, kalsium juga dipercaya berkontribusi pada remineralisasi gigi. Kacang almond dan biji wijen adalah salah satu makanan yang memiliki nilai kalsium yang tinggi.

4. Bawang putih
Bawang putih memberikan banyak manfaat terutama jika dimakan saat mentah. Memiliki senyawa antimikroba yang kuat, bawang putih dipercaya menghilangkan bakteri-bakteri yang terdapat di mulut. Namun, jika Anda tidak bisa mengonsumsi secara mentah, Anda bisa mencampurkannya dengan makanan lain.

5. Kismis
Kebiasaan mengonsumsi kismis ternyata baik untuk kesehatan gusi. Kismis merupakan sumber pitokemikal yang dapat membunuh bakteri penyebab gigi berlubang dan penyakit gusi. Rasa manis dari kismis tidak berbahaya karena tidak mengandung sukrosa tetapi pemanis alami.

6. Apel, seledri dan makanan berserat
Mengonsumsi satu buah apel sehabis makan dapat menghindarkan Anda dari penyakit gusi. Karena buah ini memiliki kadar asam yang rendah, hal itu dapat membantu memperbaiki perubahan warna pada gigi. Sedangkan, seledri mengandung sumber vitamin C yang baik untuk menyembuhkan peradangan .
Sementara itu, makanan yang memiliki serat tinggi mempunyai manfaat yang sama seperti halnya menggosok gigi. Dengan mengonsumsi makanan berserat, hal itu akan otomatis membersihkan permukaan gigi–yang pada akhirnya dapat mencegah pertumbuhan plak.

Gusi yang sehat adalah dasar untuk memiliki gigi yang sehat. Karena itu, jika Anda mengalami masalah gusi dan tidak segera ditangani hal ini dapat berkembang menjadi penyakit serius. Jaga terus kesehatan gusi, salah satunya dengan memperhatikan asupan makanan.