Terbit: 29 Juni 2020 | Diperbarui: 6 Juli 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Salah satu cara cepat hamil adalah dengan mengetahui kapan masa subur Anda maka Anda dapat mengatur kapan waktu berhubungan seksual yang tepat agar sperma mencapai sel telur dan kehamilan terjadi. Ketahui tips cepat hamil dalam artikel ini.

14 Cara Cepat Hamil Setelah Haid, Pengantin Baru Wajib Tahu!

Cara Cepat Hamil yang Harus Diketahui Pasangan

Sebagian besar pasangan yang sudah menikah pasti ingin cepat punya anak. Ada banyak faktor yang harus diperhatikan agar cepat hamil seperti masa subur wanita, kualitas sperma pria, kesehatan alat reproduksi kedua pasangan, dan lainnya.

Apabila Anda sedang merencanakan kehamilan, berikut ini tips cepat hamil:

1. Ketahui Siklus Menstruasi Anda

Cara agar cepat hamil yang pertama adalah dengan mencatat kapan siklus menstruasi Anda setiap bulan agar Anda dapat memperkirakan kapan masa subur Anda atau ovulasi. Ovulasi adalah waktu pelepasan sel telur yang siap dibuahi.

Bila Anda memiliki siklus menstruasi lancar, makan akan lebih mudah memprediksi kapan waktu ovulasi. Bila Anda memiliki siklus haid tidak lancar, Anda tetap harus mencetak siklusnya di kalender untuk perkiraan.

2. Lakukan Seks di Masa Subur

Kapan masa subur wanita? Bila Anda memiliki siklus menstruasi setiap 28 hari, maka ovulasi akan terjadi pada hari ke-14 setelah hari pertama menstruasi. Ovulasi atau masa subur ketika sel telur matang siap dibuahi hanya berlangsung selama 12-24 jam.

Pada masa itulah waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim agar cepat hamil. Sperma dapat bertahan di tubuh wanita selama sekitar 5 hari untuk proses pembuahan. Apabila sperma berhasil, maka kehamilan akan terjadi. Sebaliknya, apabila sel telur yang siap dibuahi tidak dibuahi, maka sel telur akan luruh dan menstruasi terjadi.

Selain itu, Anda dapat melakukan hubungan intim selama masa subur atau mulai beberapa hari sebelum masa subur. Lakukan di malam hari sebelum tidur walaupun sperma paling banyak diproduksi di pagi hari. Melakukan hubungan intim secara reguler adalah anjuran terbaik.

3. Menghindari Beberapa Hal Selama Seks

Cara biar cepat hamil berikutnya adalah dengan menghindari beberapa hal selama hubungan intim, seperti:

  • Jangan Menggunakan Pelumas

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa pelumas akan membuat sperma lebih cepat dan lincah, namun ini malah akan menghambat perjalanan sperma. Pasalnya, formula atau bahan kimia tambahan akan mengganggu keseimbangan pH vagina yang efeknya akan buruk pada mobilitas sperma.

  • Jangan Khawatir Bila Tidak Merasakan Orgasme bagi Wanita

Beberapa teori mengatakan bahwa orgasme pada wanita akan meningkatkan fertilisasi (pembuahan) dan mampu menarik lebih banyak sperma ke dalam vagina, namun belum ada penelitian atau fakta terkait teori ini. Terlebih lagi, orgasme pada wanita kadang tidak diketahui.

4. Lakukan Pemeriksaan Prakonsepsi

Prakonsepsi adalah konsultasi kesehatan sebelum kehamilan untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi wanita serta menganalisis risiko kehamilan lainnya yang mungkin terjadi.

Dokter juga akan memberikan Anda saran sebelum kehamilan, vitamin prenatal, tips hubungan intim, dan gaya hidup untuk meningkatkan kesempatan kehamilan. Konsultasi prakonsepsi bukan hanya berbicara tentang tips cepat hamil, namun juga mengurangi risiko gangguan kehamilan.

Baca Juga: 37 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari, Wanita Harus Paham!

5. Waspadai Penurunan Kesuburan Terkait Usia

Kesuburan wanita dapat berkurang seiring bertambahnya usia, termasuk jumlah dan kualitas sel telur. Kesuburan wanita akan menurun secara bertahap pada usia 30-an dan penurunan tersebut semakin signifikan setelah usia 37 tahun. Setelah usia 40 tahun, kualitas kesuburan akan semakin berkurang.

Selain itu, ada beberapa risiko kesehatan untuk wanita terkait kehamilan seiring bertambahnya usia seperti fibroid rahim, endometriosis, dan penyumbatan tuba falopi yang dapat berpengaruh pada kesuburan wanita.

6. Minum Vitamin Prenatal

Vitamin prenatal adalah semua vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan reproduksi dan memenuhi kebutuhan tubuh agar bisa cepat hamil. Vitamin prenatal yang paling dibutuhkan adalah asam folat (vitamin B9) yang berfungsi untuk mendukung tumbuh kembang bayi, mencegah bayi lahir cacat, dan mencerdaskan otak bayi.

Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention, wanita yang sedang merencanakan kehamilan disarankan sudah mengonsumsi vitamin prenatal (asam folat 400 mikrogram sehari) setidaknya 3-4 minggu sebelum kehamilan. Selain itu, wanita yang sedang merencanakan kehamilan juga harus memenuhi nutrisi lengkap harian.

7. Olahraga Teratur

Cara agar cepat hamil selanjutnya adalah dengan olahraga secara teratur sebanyak 3 kali dalam seminggu. Anda dapat memilih jenis latihan ringan atau sedang untuk menjaga kesehatan secara general. Disarankan untuk tidak melakukan olahraga berlebihan atau jenis latihan yang berat karena malah akan mengganggu siklus ovulasi.

8. Jangan Merokok dan Minum Alkohol

Berdasarkan laporan dari American Society for Reproductive Medicine, nikotin, karbon monoksida, dan bahan kimia lainnya dalam rokok dapat mempercepat tingkat kehilangan sel telur wanita. Merokok juga dapat memicu masalah kesuburan bagi pria dan wanita.

Bahkan, wanita juga harus menjauhi asap rokok karena akan mengurangi kesehatan untuk hamil. Selain itu, wanita dilarang minum alkohol sebelum, selama, dan setelah hamil karena akan berpengaruh buruk bagi kesehatan bayi dan dirinya sendiri.

9. Jaga Berat Badan Ideal

Kelebihan atau kekurangan berat badan sama-sama akan mengurangi peluang untuk bisa hamil cepat. Berdasarkan penelitian, wanita dengan berat badan berlebih membutuhkan waktu dan proses dua kali lipat lebih lama untuk hamil dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal. Wanita dengan obesitas memiliki terlalu banyak lemak yang akan meningkatkan hormon estrogen dan mengganggu ovulasi.

Semetara wanita dengan berat badan di bawah rata-rata mungkin butuh waktu empat kali lebih lama untuk bisa hamil. Wanita yang terlalu kurus cenderung memiliki siklus menstruasi tidak teratur yang kemudian dikaitkan juga dengan gangguan ovulasi atau ovulasinya berhenti dalam waktu tertentu.

10. Kelola Stres

Jangan stres, sebaiknya tingkatkan kualitas hubungan Anda dengan pasangan. Faktor stres dikaitkan dengan berbagai gangguan fisik, termasuk siklus ovulasi. Kelola faktor stres Anda dengan teknik relaksasi, meditasi, atau hal-hal positif yang menyenangkan lainnya bagi Anda.

11. Jangan Khawatir dengan Posisi Seks

Ada banyak mitos terkait cara biat cepat hamil, salah satunya adalah tentang posisi seks tertentu. Faktanya, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan posisi seks tertentu dapat membuka peluang hamil lebih cepat. Hal yang paling penting untuk cepat hamil adalah kesehatan reproduksi pasangan dan waktu pembuahan.

12. Berbaring Setelah Seks

Tetap berbaring di tempat tidur setelah berhubungan intim, setidaknya selama 10-15 menit. Berikan waktu untuk sperma yang akan masuk ke leher rahim untuk berenang dan benar-benar masuk ke leher rahim di waktu yang tepat menuju sel telur.

13. Perhatikan Juga Kesehatan Reproduksi Pasangan

Bukan hanya kesuburan wanita, tapi kesehatan reproduksi pasangan juga harus dijaga. Pastikan pasangan Anda memiliki sperma berkualitas. Pasalnya, beberapa kebiasaan umum dapat mengurangi kualitas sperma, seperti:

  • Sering mengenakan pakaian dalam ketat.
  • Meletakan ponsel di kantong celana yang sangat dekat dengan testis.
  • Kebiasaan merokok.
  • Kebiasaan minum alkohol.

Pastikan pasangan Anda juga menjaga kesuburannya dan konsumsi makanan yang meningkatkan kesuburan seperti sayuran hijau, makanan mengandung asam folat, zinc, vitamin B12, dll.

Baca Juga: 10 Makanan untuk Kesuburan Pria (Meningkatkan Kualitas Sperma)

14. Menghindari Kebiasaan Tertentu

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dapat mengganggu Anda saat berencana untuk merencanakan kehamilan, diantaranya:

  • Selain berbahaya bagi kesehatan dan mengurangi kesuburan, kebiasaan merokok juga dapat membahayakan kandungan Anda.
  • Batasi konsumsi kafein. Mengonsumsi minuman keras dan obat terlarang juga berisiko menurunkan tingkat kesuburan dan juga membahayakan janin.
  • Hindari konsumsi daging dan telur setengah matang dan ikan mentah karena berisiko mengandung bakteri, virus, atau parasit. Hindari juga jenis-jenis ikan yang berpotensi mengandung merkuri dan susu yang tidak terpasteurisasi.

Itulah beberapa cara cepat hamil. Anda dan pasangan harus sama-sama menjaga kesehatan agar memiliki kesuburan yang matang. Jika beberapa cara di atas telah dilakukan tetapi tak kunjung membuahkan hasil, konsultasi dengan dokter kandungan tentang cara cepat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

  1. Gelman, Lauren. 2020. Get Pregnant Faster: Your 7-Step Plan. https://www.parents.com/getting-pregnant/ovulation/fertile-days/get-pregnant-faster/. (Diakses pada 29 Juni 2020). 
  2. Mann, Denise. 2011. 7 Tips for Getting Pregnant Faster. https://www.webmd.com/baby/features/7-tips-getting-pregnant-faster#1. (Diakses pada 29 Juni 2020). 
  3. Nierenberg, Cari. 2018. Trying to Conceive: 10 Tips for Women. https://www.livescience.com/44221-how-to-get-pregnant.html. (Diakses pada 29 Juni 2020). 


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi