Terbit: 21 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anak seakan identik dengan makanan manis ya. Hampir sebagian besar camilan makanan yang disukai anak-anak adalah makanan manis. Padahal seperti yang kita ketahui, makanan manis tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak untuk anak-anak.

5 Tips Kurangi Makanan Manis Untuk Anak

Maka dari itu kita harus pandai menyiasati agar anak tidak terbiasa mengonsumsi makanan manis. Beberapa tips yang dianjurkan oleh US Departemen of Agriculture agar asupan makanan manis anak tidak berlebihan adalah:

1. Berikan dalam porsi yang kecil

Melarang anak mengonsumsi makanan manis justru akan membuatnya merasa penasaran, untuk itu berikan makanan manis namun dalam porsi kecil saja. Ajarkan pada anak bahwa makanan manis hanya boleh dimakan dalam jumlah yang sedikit.

2. Tidak menawarkan minuman manis saat anak haus

Biasakan agar anak mengonsumsi air putih saat haus. Jangan berikan minuman tinggi gula, misalnya minuman soda, utamanya saat anak haus agar anak tidak terbiasa dan asupannya tidak berlebihan.

3. Tidak memberikan makanan manis sebagai hadiah

Kita tentu sering melihat ya cokelat, permen, atau gula-gula diberikan sebagai hadiah jika anak telah menyelesaikan sesuatu. Hal ini sebaiknya dihindari karena anak akan menganggap makanan manis menjadi makanan yang baik atau unggul dibandingkan makanan lainnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

4. Kenalkan makanan manis dari buah

Buah kering, selai buah, camilan dari buah atau buah segar tentu bisa menjadi pilihan makanan manis yang sehat untuk anak. Kenalkan hal ini sejak dini agar anak juga terbiasa mengonsumsi berbagai jenis buah.

5. Kurangi paparan media terhadap makanan manis

Anak umumnya melihat makanan atau minuman manis dari televisi, film, tokoh kartun atau majalah. Untuk itu sebisa mungkin kurangi paparan tersebut dan pilih media yang tidak mengunggulkan makanan manis.

Nah, itu dia lima tips agar asupan makanan manis anak tidak berlebihan, cukup mudah dilakukan, kan?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi