5 Tanda Bayi Mengalami Kegerahan

difteri-pada-bayi-doktersehat

DokterSehat.Com– Saat membawa bayi keluar rumah, Anda mungkin pernah mendapati bayi rewel meskipun sudah diberi ASI yang cukup. Jika demikian, mungkin saja bayi mengalami kegerahan karena udara luar yang cukup panas. Agar lebih waspada, apa saja tanda-tanda bayi mengalami kegerahan?

Tanda bayi mengalami kegerahan

Orang tua perlu waspada jika bayinya mengalami kegerahan. Kegerahan dapat memicu dehidrasi yang menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi bahkan dapat menyebabkan sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).

Dilansir dari Mom Junction, berikut ini tanda bayi mengalami kegerahan yang perlu Anda kenali:
1. Kulit kemerahan
Salah satu cara paling mudah mengenali gejala kegerahan pada anak adalah dengan mengamati perubahan warna kulitnya. Jika kulit anak tampak kemerahan, maka kemungkinan ia sedang kegerahan. Anda juga perlu waspada apabila kulit kemerahan diiringi dengan gejala seperti demam atau muntah.

2. Terus menangis
Menangis adalah salah satu cara bayi untuk berkomunikasi dengan orang tuanya. Jika Anda mengajak si kecil keluar rumah dan ia menangis lebih sering dari biasanya, namun ia tidak lapar atau popoknya masih kering, mungkin saja ia kegerahan. Segera ajak bayi ke tempat yang lebih teduh atau sesuaikan suhu ruangan untuk membuat bayi lebih nyaman.

3. Berkeringat
Periksa apakah bayi kepanasan dengan melihat kadar kelembapan tubuhnya. Jika ia berkeringat di punggung, leher, hidung dan dada, hal ini menunjukkan bahwa tubuh mereka mencoba menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu sekitar melalui keringat. Saat anak berada di tempat yang panas, berikan anak pakaian yang terbuat dari katun atau bahan yang mudah menyerap keringat.

4. Lemas
Umumnya bayi yang kegerahan selain mengeluarkan keringat berlebih, ia juga gelisah dan tampak lemas. Jika ia tidak bereaksi ketika Anda bermain dengannya, mereka mungkin kegerahan. Segera beri minum pada bayi atau usap badan dan wajahnya dengan air dingin untuk memulihkan kondisinya.

5. Detak jantung meningkat
Letakkan tangan di dada bayi untuk mengetahui apakah jantungnya berdetak lebih cepat. Jika ya, maka cobalah untuk meredakan kegerahannya hingga detak jantungnya normal kembali.