5 Pertanyaan Seputar Menyusui Bayi Kembar

tips-menjemur-bayi-doktersehat
Photo Credit: flickr/ photogramma1

DokterSehat.Com– Menyusui bayi kembar tentunya membutuhkan usaha dan tenaga lebih keras dari menyusui bayi tunggal. Banyak kekhawatiran ibu mengenai proses menyusui bayi kembar yang kadang menurunkan semangat ibu untuk menyusui. Bagaimana sebenarnya seluk beluk menyusui bayi kembar? Simak uraiannya berikut ini.

Photo Credit: flickr/ photogramma1

Pertanyaan seputar menyusui bayi kembar

Harus diakui, menyusui bayi kembar merupakan tantangan tersendiri bagi setiap ibu. Namun sebenarnya menyusui si kembar tidak serepot yang dibayangkan. Dilansir dari Baby Center, berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar menyusui pada bayi kembar:

1. Apakah menyusui langsung memakan waktu lebih lama dari menyusui dengan botol?
Menurut perhitungan La Leche League International, menyusui si kembar secara langsung dapat menghemat sekitar 300 jam dibanding dengan memberikan susu menggunakan botol. Jangan lupa menyusui dengan botol perlu waktu khusus untuk menyiapkan botol dan melakukan sterilisasi.

2. Perlukah memiliki jadwal yang teratur untuk menyusui?
Banyak yang beranggapan bahwa memiliki jadwal teratur akan lebih mudah bagi ibu untuk menyusui dan membagi waktunya dengan hal lain. Namun perlu diingat bahwa bayi kembar juga merupakan individu yang berbeda sehingga kebutuhan menyusunya tidak selalu sama.

Beberapa ibu memilih untuk mendahulukan bayi yang paling lapar, sedangkan ada juga ibu yang memilih untuk menyusui sesuai kebutuhan bayi pada siang hari, namun pada saat malam memilih untuk membuat jadwal khusus menyusui.

3. Bagaimana caranya menyusui dua bayi kembar pada saat yang bersamaan?
Anda bisa menggunakan bantal menyusui agar bisa menyusui si kembar secara bersamaan. Selain itu Anda juga bisa menyusui dengan posisi cradle hold atau football hold secara bergantian.

4. Apakah ASI ibu cukup unyuk menyusui bayi kembar?
ASI bekerja mengikuti hukum suplai dan kebutuhan. Semakin sering ibu menyusui si kembar, maka produksi ASI pun akan semakin meningkat. Gunakan bantuan pompa ASI untuk membantu mengosongkan payudara ketika anak-anak tidak menyusu.

5. Bisakah ibu beristirahat?
Tentu saja. Ibu bisa beristirahat ketika si kembar tidur. Minta bantuan pada pasangan Anda untuk menjaga si kembar ketika Anda merasa butuh istirahat. Ajari bayi untuk minum ASIP dari botol sehingga Anda lebih leluasa untuk melakukan aktivitas lainnya selain menyusui.