DokterSehat.Com– Banyak pasangan yang memilih menjalankan program hamil demi mendapatkan keturunan. Namun banyaknya pemahaman yang salah seputar kehamilan dapat membuat pasangan suami istri ragu atau bingung menentukan langkah. Apa saja mitos yang salah tentang kehamilan tersebut?

doktersehat-ibu-hamil-kehamilan

Mitos yang salah tentang kehamilan

Dilansir dari Live Science, berikut ini mitos seputar program hamil yang beredar di masyarakat:

1. Butuh waktu lama untuk hamil setelah berhenti minum pil KB
Banyak perempuan mengira bahwa setelah berhenti minum pil KB, tubuhnya butuh waktu sekitar 6 bulan hingga 1 tahun agar bisa hamil. Namun menurut penelitian, 40% perempuan dapat segera hamil sebulan setelah berhenti minum pil KB. Sementara itu bagi perempuan lain mulai hamil setelah 3 bulan berhenti minum pil KB.

2. Pasangan perlu menunggu selama 1 tahun sebelum melakukan program hamil
Salah satu anggapan yang beredar di masyarakat adalah bahwa setiap pasangan sebaiknya menunggu selama setahun sebelum akhirnya berkonsultasi ke dokter kandungan. Jika Anda dan pasangan memiliki riwayat ketidaksuburan seperti tidak punya anak dari pernikahan sebelumnya, atau kondisi lainnya, maka sebaiknya Anda segera melakukan konsultasi dengan dokter kandungan.

Para ahli menyarankan bagi perempuan yang berusia di atas 35 tahun atau lebih segera melakukan pemeriksaan ke dokter jika sudah mencoba hamil selama 6 bulan namun masih belum mendapatkan hasil. Semakin cepat untuk mengetahui kondisi kesuburan masing-masing pasangan dapat segera ditangani permasalahan kesuburannya.

3. Lelaki yang pernah punya anak pasti subur
Sebagian besar pasangan beranggapan bahwa jika lelaki punya anak dari pernikahan sebelumnya, maka ia pasti subur. Namun faktanya, kesuburan seseorang bisa menurun karena pertumbuhan berat badan atau kondisi kesehatan lainnya. Karena itu penting bagi setiap pasangan untuk memeriksa kondisi kesuburan masing-masing pasangan yang ingin segera memiliki anak.

4. Berhubungan seks setiap hari meningkatkan kesempatan untuk hamil
Ini justru pemahaman yang salah. Anda tidak perlu melakukan hubungan seks setiap hari untuk meningkatkan peluang hamil. Waktu terbaik untuk melakukan hubungan seks adalah saat masa subur.

5. Vitamin mahal meningkatkan kesuburan
Beberapa vitamin atau suplemen diklaim dapat meningkatkan kesuburan sehingga meningkatkan peluang untuk hamil. Namun para ahli menyarankan untuk tidak tergoda dengan iklan tersebut. Untuk meningkatkan kesuburan setiap pasangan disarankan memperbaiki gaya hidup dengan makan makanan sehat, menghindari rokok dan alkohol serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.