Terbit: 8 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Penyebab seseorang tertular penyakit menular seksual bukan hanya karena kecerobohan saja. Kadang pengetahuan yang kurang terkait dengan penyakit ini juga menyebabkan seseorang mudah tertular. Misal, mereka lebih percaya pada mitos ketimbang fakta yang selama ini menjadi kabur di masyarakat.

5 Mitos Penyakit Menular Seksual yang Bisa Merusak Kesehatan

Mengutip Medical Daily, setidaknya ada sekitar 5 mitos terkait dengan penyakit menular seksual yang dipercaya oleh masyarakat. Dampaknya, penularan jadi lebih mudah dan kesehatan jadi taruhan.

1. Tidak menular melalui seks oral

Beberapa masyarakat masih percaya kalau penyakit menular seksual tidak menular melalui seks oral. Padahal, apa pun jenis seks yang dilakukan baik itu vaginal, anal, hingga oral, penyakit menular seksual masih bisa menular dengan mudah.

2. Tidak kena kalau ejakulasi di luar

Ejakulasi di luar vagina memang tidak menyebabkan wanita jadi hamil. Namun, akses penularan penyakit menular seksual tetap ada. Jangan hanya karena ejakulasi dilakukan di luar tubuh wanita lalu semuanya aman. Risiko tetap ada, kalau mau tidak berisiko menggunakan kondom.

3. Melakukan KB biar aman

Satu- satunya cara untuk mencegah penularan penyakit menular seksual adalah dengan menggunakan kondom. Atau kalau ingin lebih aman pastikan pasangan terbebas dari penyakit berbahaya itu. Meski wanita menjalani KB pil atau pria melakukan vasektomi, penularan tidak bisa dihindari.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

4. Membersihkan vagina agar tidak tertular

Meski pria hanya melakukan penetrasi dan tidak mengalami ejakulasi di dalam, risiko terkena penyakit masih ada. Risiko ini semakin besar kalau pria melakukan ejakulasi di dalam. Jadi, meski langsung dibersihkan tetap percuma.

5. Hanya tertular dari sperma

Masyarakat selalu percaya kalau sperma adalah satu-satu perantara penyakit menular seksual. Padahal masih ada cairan vagina, keringat, dan bersentuhan langsung dengan bagian yang alami infeksi.

Semoga lima hal di atas tidak lagi Anda percaya ya. Tetap lakukan seks dengan aman meski itu bersama pasangan resmi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi